Melihat Langsung si Imut Changan Lumin di IIMS, Desainnya Lucu Banget!

- Desain bulat yang unik dan pintu otomatis ala mobil mewah
- Interior luas dengan teknologi layar yang memanjakan mata
- Jarak tempuh harian yang pas dengan harga bersaing
Lagi jalan-jalan di area JIExpo Kemayoran buat liat IIMS 2026, pandangan saya mendadak terkunci ke mobil mungil yang "wajahnya" bikin gemas. Namanya Changan Lumin. Mobil listrik imut ini punya tatapan mata yang sayu. Tapi, di sisi lain, ia juga kelihatan sangat futuristik. Kehadirannya terasa kontras di tengah kerumunan mobil-mobil besar yang tampak serius.
Jujur saja, melihat aslinya jauh lebih menyenangkan daripada cuma liat fotonya di internet. Mobil ini seolah punya nyawa karena desain lampunya yang menyerupai kelopak mata manusia, lengkap dengan bentuk bodi yang membulat mulus seperti batu koral. Kalau kamu lagi cari kendaraan yang bisa bikin orang melirik di jalanan, Lumin ini kandidat kuatnya!
1. Desain bulat yang unik dan pintu otomatis ala mobil mewah

Hal pertama yang bikin saya takjub saat menyentuh bodi Changan Lumin adalah kehalusannya. Berbeda dengan rivalnya yang cenderung kotak atau boxy, Lumin tampil dengan konsep aesthetic pebble. Sudut-sudutnya sangat melengkung, memberikan kesan modern sekaligus ramah. Ukurannya yang mungil (sekitar 3,2 meter) bikin saya langsung membayangkan betapa asyiknya parkir mobil ini di gang sempit atau pusat perbelanjaan yang padat.
Ada satu fitur eksterior yang bikin saya kaget: hidden door handle. Biasanya gagang pintu yang tersembunyi dan baru keluar saat kita mendekat ini cuma ada di mobil-mobil mewah seharga miliaran. Tapi di Lumin, kamu bisa merasakan sensasi futuristik itu. Ditambah lagi velg bergaya dop minimalis yang senada dengan warna bodi, mobil ini benar-benar terasa seperti lifestyle item ketimbang sekadar alat transportasi.
2. Interior luas dengan teknologi layar yang memanjakan mata

Begitu saya coba duduk di kursi pengemudi, kesan "murah" langsung sirna. Interiornya punya paduan warna yang cerah dan material yang terasa solid. Di tengah dasbor, ada layar sentuh berukuran 10,25 inci yang terlihat sangat menonjol. Layarnya responsif dan sudah mendukung konektivitas ponsel, jadi kamu tetap bisa navigasi pakai Google Maps atau dengerin musik favorit dengan lancar.
Meskipun dari luar kelihatan kecil, ruang kabinnya ternyata cukup lega buat saya yang bertinggi badan rata-rata orang Indonesia. Ada ruang kaki yang pas, dan visibilitas ke luar sangat luas berkat jendela depan yang besar. Menariknya lagi, panel instrumen digital di depan setir juga memberikan informasi baterai dan kecepatan dengan grafis yang simpel tapi elegan. Changan benar-benar pintar dalam memanfaatkan ruang yang terbatas di mobil ini.
3. Jarak tempuh harian yang pas dengan harga bersaing

Nah, ini bagian yang paling bikin banyak pengunjung IIMS penasaran: berapa harganya? Untuk pasar Indonesia, Changan Lumin dibanderol Rp183 juta. Jarak tempuhnya bisa tembus 200 km sekali baterainya terisi penuh. Buat kamu yang cuma pakai mobil buat antar-jemput anak, ke kantor, atau sekadar hangout di mall, jarak segitu sudah sangat mumpuni.
Kabar baik lainnya, Lumin versi terbaru juga mulai mendukung pengisian daya cepat (DC Fast Charging). Jadi, sambil kamu ngopi di mall selama 35 menit, baterainya sudah bisa terisi dari 30 persen ke 80 persen. Dengan kombinasi desain yang "kawaii", fitur canggih, dan harga yang nggak bikin kantong jebol, Changan Lumin sepertinya bakal jadi penantang serius bagi dominasi Wuling Air EV di tanah air. Gimana, tertarik buat bawa si imut ini ke garasimu?


















