Mercedes-Benz kini berada dalam situasi rumit di pasar Amerika Serikat akibat aturan baru yang membendung pengaruh Tiongkok di industri otomotif. Produsen mobil mewah asal Jerman yang telah beroperasi puluhan tahun di sana terancam terkena imbas aturan pembatasan kepemilikan saham asing.
Laporan yang dirilis oleh laman carscoops.com menyebutkan bahwa rancangan undang-undang baru di AS berpotensi membatasi operasional produsen mobil yang memiliki keterkaitan modal dengan Tiongkok. Kebijakan ini menyasar perusahaan otomotif yang kepemilikan saham Tiongkok di dalamnya telah melewati ambang batas tertentu.
