Mobil masa kini gak lagi sekadar kendaraan yang mengandalkan mesin, roda, dan berbagai komponen mekanis untuk membawa penumpang dari satu tempat ke tempat lain. Perkembangan teknologi membuat perangkat lunak memiliki peran yang semakin besar dalam mengatur berbagai fungsi kendaraan, mulai dari sistem hiburan, konektivitas, keselamatan, sampai karakter berkendara. Perubahan ini melahirkan istilah Software-Defined Vehicle atau SDV, yaitu konsep kendaraan yang kemampuan dan pengalamannya sangat ditentukan oleh perangkat lunak.
Lantas, apakah mobil masa kini yang dimaksud hanya mobil listrik atau electric vehicle (EV)? Jawabannya, gak selalu, karena mobil berbahan bakar bensin juga dapat menerapkan konsep SDV selama memiliki arsitektur elektronik, komputer kendaraan, dan perangkat lunak yang mendukung pembaruan serta pengelolaan berbagai fungsi secara digital. Supaya gak salah memahami konsepnya, yuk, kenali lima alasan mobil masa kini disebut Software-Defined Vehicle, baik EV maupun mobil bensin!
