ilustrasi menghitung dengan kalkulator (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Besaran pajak tahunan Suzuki Fronx 2026 dihitung dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) di tiap varian, yang kemudian dikenakan tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan ditambah Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Supaya lebih kebayang, berikut estimasi pajaknya di masing-masing varian.
Varian | NJKB | PKB (2%) | SWDKLLJ | Total pajak tahunan |
|---|
GL MT | RP259 juta | Rp5,180 juta | RP143 ribu | Rp5,323 juta |
GL AT | Rp 271 juta | Rp5,420 juta | Rp143 ribu | RP5,663 juta |
GX MT | Rp276 juta | Rp5,520 juta | Rp143 ribu | Rp5,663 juta |
GX AT | Rp293,9 juta | Rp5,878 juta | Rp143 ribu | Rp6,021 juta |
SGX AT | Rp319,9 juta | Rp6,398 juta | Rp143 ribu | Rp6,541 juta |
SGX AT 2 Tone | Rp321 juta | Rp6,438 juta | Rp143 ribu | Rp6,581 juta |
Perlu dicatat nominal pajak dapat berbeda tergantung daerah dan kebijakan yang berlaku. Selain itu, adanya penyusutan nilai jual mobil tiap tahun, maka besar PKB juga akan semakin menurun.
Untuk gambaran sederhananya, pajak kendaraan biasanya dihitung dari sekitar 2% nilai jual kendaraan (NJKB), lalu ditambah SWDKLLJ. Jadi, semakin tinggi harga mobilnya, biasanya pajak tahunannya juga akan ikut lebih besar.