Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pameran Baterai China, Baterai Solid State Siap Masuk Produksi Massal

Pameran Baterai China, Baterai Solid State Siap Masuk Produksi Massal
Ilustrasi CATL. (catl.com)
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pameran CIBF 2026 di Shenzhen menampilkan kesiapan produksi massal baterai solid-state, dengan fokus pada infrastruktur mesin dan teknologi manufaktur dari berbagai pemasok peralatan industri Tiongkok.
  • Persaingan di sektor sistem penyimpanan energi beralih ke standardisasi sel berkapasitas besar seperti 587Ah dan 588Ah, menandai efisiensi biaya serta kesiapan pengiriman massal untuk pasar global.
  • Produsen baterai sodium-ion kini lebih realistis dengan membidik pasar kendaraan roda dua dan aplikasi energi kecil, sementara ekosistem manufaktur Tiongkok menunjukkan dominasi kuat di seluruh rantai pasok.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Pameran industri baterai terbesar di Tiongkok, China International Battery Fair (CIBF 2026), resmi dibuka di Shenzhen dengan komitmen penuh dari raksasa dunia seperti CATL, BYD, serta ratusan perusahaan rantai pasok. Namun, pemandangan paling menarik di pergelaran megah ini bukan lagi sekadar pajangan sel baterai andalan dari nama-nama besar tersebut.

Momentum teknis dan komersial terkuat justru datang dari lini terdalam rantai pasok, di mana para produsen peralatan, spesialis elektrolit, dan perusahaan baterai tingkat menengah unjuk gigi. Fokus industri kini telah bergeser dari sekadar perang harga agresif yang mendominasi tahun lalu, menuju standardisasi manufaktur, lini produksi siap regulasi, serta rencana komersialisasi skala besar untuk pasar internasional.

1. Kesiapan mesin produksi massal di balik kecanggihan baterai solid-state

Ilustrasi CATL. (catl.com)
Ilustrasi CATL. (catl.com)

Laporan langsung dari carnewschina.com menunjukkan bahwa pameran yang mencakup area seluas 280.000 meter persegi di Shenzhen World Exhibition & Convention Centre ini dihadiri lebih dari 200 perusahaan rantai pasok baterai padat (solid-state). Menariknya, fokus industri tidak lagi sekadar memamerkan prototipe baterai di dalam kotak kaca, melainkan pada kesiapan infrastruktur mesin produksinya.

Para pemasok peralatan industri Tiongkok seperti Microna, Hosong Group, dan GaoNeng ShuZao memamerkan sistem ruang kering (dry-room), perangkat glovebox, hingga mesin pemrosesan elektroda kering yang dirancang khusus untuk jalur produksi massal. Kesiapan mesin ini sejalan dengan langkah nyata beberapa perusahaan yang mulai bergerak menuju arsitektur baterai semi-padat kelas 400 Wh/kg untuk kebutuhan robotika serta pesawat terbang vertikal berdaya rendah.

2. Standardisasi sistem penyimpanan energi berskala raksasa

Ilustrasi CATL. (catl.com)
Ilustrasi CATL. (catl.com)

Sektor sistem penyimpanan energi (Energy Storage System/ESS) menjadi medan pertempuran komersial paling sengit dalam CIBF 2026. Di saat produk baterai kendaraan listrik dari CATL dan BYD cenderung mempertahankan desain yang sudah familier, persaingan di lini ESS justru mengalami konvergensi teknologi secara masif pada format sel berkapasitas besar 587Ah dan 588Ah.

CATL mulai mendorong pengiriman skala besar untuk produk 587Ah, sementara BYD memperluas pengiriman sel baterai ESS Blade 2.710Ah miliknya untuk proyek jaringan listrik utilitas. Penyeragaman kapasitas sel berskala raksasa ini menjadi bukti bahwa industri Tiongkok tidak lagi berfokus pada eksperimen laboratorium, melainkan pada efisiensi biaya manufaktur dan ketepatan jadwal pengiriman massal demi mendominasi pasar pasokan listrik global.

3. Realistis dalam membidik ceruk pasar baterai sodium-ion

Ilustrasi CATL. (catl.com)
Ilustrasi CATL. (catl.com)

Sikap komersial yang jauh lebih menentu dan realistis juga ditunjukkan oleh para produsen baterai berbasis sodium-ion. Alih-alih berambisi besar untuk menantang dominasi baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) pada mobil penumpang, perusahaan seperti Pengwei dan Na-Bat Group kini memilih fokus membidik ceruk pasar kendaraan roda dua, sistem starter pencahayaan otomatis, serta aplikasi energi skala kecil.

Meskipun peta persaingan domestik per April 2026 masih menempatkan CATL sebagai penguasa mutlak dengan pangsa pasar 47,2 persen diikuti BYD sebesar 17,1 persen, kekuatan sejati Tiongkok kini terletak pada ekosistem manufakturnya secara keseluruhan. Di saat pabrikan otomotif luar negeri masih sibuk mengevaluasi peta jalan riset jangka panjang, para pemasok Tiongkok telah melangkah jauh di depan dengan mengomersialkan alat produksi dan sistem industri yang siap pakai.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More