Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Penjualan Global Geely Auto Tembus Rekor, NEV Jadi Andalan

Penjualan Global Geely Auto Tembus Rekor, NEV Jadi Andalan
Tampilan Geely EX2 yang atraktif (Geely)
Intinya Sih

  • Total penjualan NEV mencapai 1,68 juta unit, melonjak 90 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Geely Yinhe tampil sebagai kontributor utama dengan penjualan 1,24 juta unit.

  • Lini premium Geely China Star membukukan penjualan lebih dari 1,21 juta unit, tumbuh 3 persen secara tahunan. Model-model seperti Xingrui, Xingyue L (Monjaro), hingga Coolray dan Boyue tetap menunjukkan daya tarik kuat di berbagai pasar.

  • Geely Auto akan mempercepat ekspansi global dengan rencana peluncuran sekitar 10 model baru di pasar internasional, termasuk Asia Tenggara, Eropa, Afrika Selatan, dan Amerika Latin.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Geely Automobile Holdings Limited mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan bisnis globalnya sepanjang 2025.

Produsen otomotif asal China ini berhasil membukukan penjualan kendaraan global sebesar 3,02 juta unit, tumbuh 39 persen secara tahunan dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Dalam keterangan resminya, Geely mengatakan capaian tersebut melampaui target revisi 3 juta unit, sekaligus mendorong total penjualan kumulatif Geely Auto menembus angka 20 juta unit secara global.

Pertumbuhan ini menjadi fondasi kuat bagi Geely Auto menatap 2026 dengan ambisi lebih tinggi. Perusahaan menetapkan target penjualan global sebesar 3,45 juta unit, dengan fokus utama pada kendaraan energi baru (NEV), ekspansi pasar internasional, serta penguatan teknologi cerdas berbasis kecerdasan buatan dan elektrifikasi.

1. Penjualan NEV jadi motor utama pertumbuhan

IMG_9212.png
MPV Geely Galaxy V900 bisa dipesan (Carnewschina)

Segmen kendaraan energi baru menjadi pendorong terbesar kinerja Geely Auto sepanjang 2025. Total penjualan NEV mencapai 1,68 juta unit, melonjak 90 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini ditopang oleh berbagai merek di bawah naungan Geely, termasuk Geely Yinhe, Lynk & Co, dan ZEEKR. Geely Yinhe tampil sebagai kontributor utama dengan penjualan 1,24 juta unit atau tumbuh 150 persen secara tahunan.

Sejumlah model mencatatkan performa kuat di berbagai segmen, mulai dari Geely Xingyuan hingga Geely EX5 yang mencatatkan penjualan signifikan di pasar global.

Sinergi produk dan teknologi juga mendorong peningkatan profitabilitas NEV, seiring kuatnya permintaan terhadap model-model unggulan terbaru.

2. Lini ICE masih stabil di tengah transisi

IMG_0789.png
Uji tabrak kendaraan di Geely Safety Centre sebagai bagian dari pengujian keselamatan menyeluruh untuk memenuhi standar keselamatan global (Geely)

Di tengah agresivitas pengembangan NEV, Geely Auto tetap menjaga performa kendaraan bermesin konvensional (ICE).

Lini premium Geely China Star membukukan penjualan lebih dari 1,21 juta unit, tumbuh 3 persen secara tahunan. Model-model seperti Xingrui, Xingyue L (Monjaro), hingga Coolray dan Boyue tetap menunjukkan daya tarik kuat di berbagai pasar.

Kinerja ini mencerminkan strategi Geely yang seimbang, dengan terus meningkatkan nilai produk ICE melalui penguatan teknologi, kualitas, dan positioning, sembari secara bertahap mempercepat transisi menuju elektrifikasi penuh.

3. Ekspansi global dan teknologi jadi fakus di 2026

IMG_9176.jpeg
Geely Riddara PHEV resmi meluncur (Carnewschina)

Memasuki 2026, Geely Auto akan mempercepat ekspansi global dengan rencana peluncuran sekitar 10 model baru di pasar internasional, termasuk Asia Tenggara, Eropa, Afrika Selatan, dan Amerika Latin.

Sepanjang 2025, penjualan luar negeri telah mencapai 420.000 unit, dengan jaringan global yang kini mencakup 88 negara dan lebih dari 1.200 outlet.

Di sisi teknologi, Geely memasuki fase baru pengembangan AI full-domain, sistem keselamatan berbasis G-Pilot, kokpit pintar Flyme Auto 2, hingga integrasi sistem satelit orbit rendah.

Strategi lokalisasi manufaktur juga terus diperkuat, termasuk di Indonesia, dengan target Tingkat Komponen Dalam Negeri di atas 40 persen untuk beberapa model NEV yang dirakit secara lokal.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Automotive

See More