Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Warna Mobil yang Paling Menyerap Panas, Hitam Teratas?

7 Warna Mobil yang Paling Menyerap Panas, Hitam Teratas?
ilustrasi mobil hitam (unsplash.com/Harrison Kugler)
Intinya Sih

  • Warna mobil berpengaruh pada kenyamanan berkendara karena menentukan seberapa besar panas yang diserap dan memengaruhi suhu kabin serta kinerja AC.
  • Hitam menjadi warna paling menyerap panas hingga 62°C, sedangkan putih paling sedikit menyerap panas dengan suhu sekitar 43°C.
  • Warna cerah seperti biru muda, hijau, dan perak cenderung lebih adem karena mampu memantulkan cahaya lebih baik dibanding warna gelap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Salah satu pertimbangan ketika hendak membeli mobil adalah warnanya. Tak semata-mata demi estetika, warna mobil juga menentukan kenyamanan berkendara, lho. Pasalnya, warna menentukan kemampuan mobil untuk menyerap panas. Jika tak diperhatikan, kamu bisa kepanasan di dalam kabin dan jadi tak nyaman.

Ada beberapa warna mobil yang paling menyerap panas seperti hitam, perak, dan kuning. Jika ditelaah, beberapa warna tersebut mampu menyerap panas hingga puluhan derajat celsius, lho. Yuk, kupas tuntas di artikel berikut!

1. Hitam (62 derajat Celsius)

Hitam merupakan salah satu warna paling umum. Bahkan, bisa dibilang hampir semua merek dan model pasti punya warna hitam.

Dari luar memang nampak keren, tapi warna hitam bisa menyerap panas hingga 62 derajat Celsius. Hal tersebut membuat suhu di dalam mobil hitam bisa lebih panas 10 hingga 20 dejarat Celsius jika dibandingkan dengan warna cerah.

Salah satu efeknya adalah bodi mobil jadi lebih panas. Selain di bagian luar, kabin juga terasa lebih panas dan pengap. Tak hanya itu, bahkan AC mobil hitam bisa bekerja dengan lebih berat karena sistem harus melawan dan mendinginkan suhu yang dari awal sudah sangat panas. Selain AC, komponen lain seperti mesin juga punya beban yang lebih tinggi.

2. Merah (51 derajat Celsius)

warna mobil yang paling menyerap panas
ilustrasi mobil merah (unsplash.com/Lance Asper)

Calya, All New Avanza, All New Raize, dan Agya merupakan beberapa merek mobil yang punya model dengan warna merah. Warna tersebut menjadi pilihan banyak orang karena terkesan gagah, mencolok, dan melambangkan kepercayaan diri.

Meski begitu, mobil merah mampu menyerap panas hingga 51 derajat Celsius. Dalam pengujian Black Exprience, bahkan merah metalik bisa menyerap panas hingga 53 derajat Celsius. Penyerapan panas sebesar itu tentunya bikin kabin panas dan membuat mesin harus bekerja ekstra.

3. Kuning (50 derajat Celsius)

Di balik warna cerahnya, kuning mampu menyerap panas hingga 50 derajat Celsius, hanya sedikit di bawah merah. Karena itu, mobil kuning cenderung memiliki hawa kabin yang panas jika dibandingkan dengan warna lain. Mobil warna kuning di Indonesia juga ada banyak, tiga di antaranya Toyota Agya, Raize, dan Honda Brio.

4. Biru (48 °C)

warna mobil yang paling menyerap panas
ilustrasi mobil biru (unsplash.com/Stefan Rodriguez)

Sekarang kita mulai masuk ke kategori mobil yang terbilang cukup dingin. Lebih lanjut, warna biru bisa menyerap panas hingga suhu 48 derajat Celsius yang terbilang cukup rendah.

Secara khusus, kamu bisa memilih jenis biru yang nampak cerah seperti biru mint dan biru muda. Dua warna tersebut tidak terlalu menyerap panas dan justru memantulkan cahaya sehingga bikin kabin makin adem.

5. Perak (47 derajat Celsius)

Warna perak pada mobil hanya menyerap panas sekitar 48 derajat Celsius. Warna tersebut juga mampu memantulkan cahaya dengan optimal, membuat panas tak terserap dan bikin interior makin dingin.

Warna perak juga menjadi pilihan banyak pengguna karena memberikan kesan mewah, elegan, tapi tak terlalu mencolok. Di luar itu, warna ini juga bikin mobil nampak bersih karena mampu menyamarkan noda debu dan bekas goresan. Mobil berwarna perak juga ada banyak, mulai dari keluaran Honda, Toyota, Daihatsu, hingga Wuling.

6. Hijau (45 derajat Celsius)

warna mobil yang paling menyerap panas
ilustrasi mobil hijau (unsplash.com/Ildar Garifullin)

Kamu suka dengan warna yang dekat dengan alam? Nah, hijau bisa menjadi salah satu pilihannya. Selain punya estetika yang unik, mobil warna hijau juga tergolong adem karena hanya menyerap panas sekitar 45 derajat Celsius dan mampu memantulkan cahaya dengan baik.

Secara spesifik, proses pemantulan cahaya tersebut bisa lebih efektif di mobil dengan warna hijau cerah. Sayangnya, tak banyak mobil berwarna hijau di Indonesia.

7. Putih (43 derajat Celsius)

Mobil putih menjadi yang paling sedikit menyerap panas karena penyerapannya hanya 43 derajat Celsius. Artinya, warna tersebut bisa memantulkan cahaya dengan sangat baik sehingga panas tidak masuk dan terserap ke permukaan mobil.

Kemampuan tersebut bikin semua bagian mobil terasa lebih dingin, baik pada kabin, bagian interior, hingga berbagai komponen. Apalagi warna putih juga memberikan kesan mewah dan elegan yang membuat mobil sedap dipandang.

Pembahasan terkait warna mobil yang paling menyerap panas tersebut bisa menjadi acuanmu sebelum membeli kendaraan. Pastikan kamu memilih mobil yang paling adem dan punya warna terbaik. Hal tersebut sangat penting karena membuat perjalanan lebih nyaman dan bikin pengalaman berkendara makin optimal.

 

FAQ seputar warna mobil yang paling menyerap panas

Apa saja warna mobil yang paling menyerap panas?

Hitam, merah, dan kuning merupakan beberapa warna yang paling menyerap panas. Di sisi lain, biru, perak, hijau, dan putih adalah beberapa warna yang paling tidak menyerap panas.

Mengapa warna gelap pada mobil bisa lebih panas?

Warna gelap bisa lebih panas karena mampu menyerap hampir seluruh spektrum gelombang cahaya dan radiasi inframerah dari matahari.

Apakah ada faktor selain warna yang bikin mobil banyak menyerap panas?

Beberapa faktor lain yang bikin mobil banyak menyerap panas adalah buruknya kualitas kaca film, bahan jok interior berwarna gelap, serta efek rumah kaca.

Bagaimana cara mengurangi panas di mobil?

Kamu bisa mengurangi panas di mobil dengan beberapa cara, yaitu menyalakan AC, parkir di tempat teduh, buka kaca sedikit ketika perjalanan, dan tutup sunroof.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More