Wuling Aira Ev vs Wuling Air Ev: Mana Paling Lega dan Lincah?

- Wuling Air EV berdimensi 2.974 x 1.505 x 1.631 mm, memiliki tiga pintu dan kapasitas empat penumpang, sedangkan Aira EV menawarkan lima pintu untuk akses kabin lebih fleksibel.
- Air EV memakai motor 30 kW atau 40 dk dengan torsi 110 Nm; baterai 17,3 kWh menempuh 200 km atau 26,7 kWh hingga 300 km.
- Wuling Aira EV dibanderol Rp155–175 juta, lebih terjangkau dibandingkan Air EV yang berada pada rentang Rp214–307 juta, bergantung varian dan fitur.
Kehadiran mobil listrik kompak di Indonesia semakin memanjakan konsumen yang membutuhkan kendaraan praktis untuk mobilitas harian. Dua nama yang sering menarik perhatian di pasar otomotif adalah Wuling Aira EV dan Wuling Air EV.
Meskipun memiliki kemiripan nama dan berasal dari pabrikan yang sama, kedua varian ini menawarkan karakteristik yang berbeda. Memahami rincian perbedaan tersebut dapat membantu calon pembeli menentukan kendaraan yang paling sesuai dengan kebutuhan.
1. Desain dimensi kapasitas penumpang dan jumlah pintu

Wuling Air EV dirancang dengan bentuk bodi serba kompak yang memiliki panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, tinggi 1.631 mm. Mobil ini memiliki konfigurasi tiga pintu yang mampu menampung empat orang penumpang di dalam kabinnya secara nyaman.
Sementara itu, Wuling Aira EV tampil sebagai varian yang mengusung penyederhanaan desain untuk segmentasi penggunaan yang lebih spesifik. Penyesuaian pada aksen eksterior dan kepraktisan akses masuk kabin, sebab mobil ini dilengkapi dengan 5 pintu, membuat varian ini memiliki keunggulan tersendiri dalam fleksibilitas penggunaan harian di area perkotaan yang padat.
2. Kapasitas baterai jarak tempuh serta power motor

Dari sisi dapur pacu, Wuling Air EV dibekali motor listrik bertenaga maksimal 30 kilowatt atau setara 40 tenaga kuda dengan torsi puncak 110 Nm. Pengguna disuguhkan dua opsi baterai, yaitu tipe standard range kapasitas 17,3 kilowatt untuk jarak dua ratus kilometer, serta tipe long range kapasitas 26,7 kilowatt jam untuk jarak 300 kilometer.
Di sisi lain, Wuling Aira EV menyajikan efisiensi tenaga yang disesuaikan untuk penggunaan jarak menengah. Kombinasi kapasitas baterai dan daya motor pada varian ini tetap menawarkan kemampuan jarak tempuh yang optimal, sehingga sangat andal untuk mendukung aktivitas harian tanpa perlu khawatir kehabisan daya di tengah jalan.
3. Harga dan pilihan varian di pasaran

Faktor harga menjadi salah satu pembeda paling mencolok antara kedua model kendaraan ramah lingkungan ini. Wuling Aira EV ditawarkan dengan kisaran harga yang lebih terjangkau, yaitu mulai dari Rp155-Rp175 juta.
Sebaliknya, Wuling Air EV berada pada kisaran harga Rp214 juta hingga Rp307 juta, tergantung pada varian serta fitur yang dipilih. Selisih nilai jual ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memilih mobil listrik sesuai dengan ketersediaan anggaran yang dimiliki.



















