3 Hal Ini Sering Dilupakan Pengendara Perempuan Saat Riding

- Pengendara perlu mematikan lampu sein setelah berbelok atau berpindah jalur agar pengguna jalan lain tidak salah membaca arah motor.
- Footstep penumpang harus dilipat saat tidak digunakan karena posisi terbuka berpotensi membentur benda, menyentuh jalan saat menikung, dan mengganggu keseimbangan.
- Sebelum berkendara, pastikan standar samping terangkat serta periksa spion dan footstep untuk mengurangi risiko gangguan keseimbangan saat motor berjalan atau menikung.
Berkendara motor membutuhkan konsentrasi, bukan hanya saat menghadapi kondisi jalan. Hal-hal kecil sebelum dan selama perjalanan juga perlu diperhatikan agar riding tetap aman dan nyaman.
Beberapa kebiasaan sederhana justru sering terlewat, termasuk oleh pengendara perempuan yang menggunakan motor untuk aktivitas sehari-hari. Padahal, kelalaian kecil tersebut bisa mengganggu pengguna jalan lain hingga meningkatkan risiko kecelakaan.
1. Mematikan lampu sein setelah berbelok

ilustrasi perempuan naik motor (pexels.com/Pexels Olivier Darny) Lampu sein berfungsi memberikan tanda kepada pengguna jalan lain ketika motor akan berbelok atau berpindah arah. Namun, setelah selesai melakukan manuver, sebagian pengendara terkadang lupa mematikannya. Akibatnya, lampu sein tetap berkedip meskipun motor sudah kembali berjalan lurus.
Kondisi ini dapat membuat pengendara di belakang salah membaca arah pergerakan motor. Mereka mungkin mengira motor akan kembali berbelok atau berpindah jalur, sehingga respons yang diberikan menjadi tidak sesuai. Karena itu, biasakan mengecek indikator sein setelah setiap kali berbelok atau berpindah jalur.
2. Melipat footstep penumpang

ilustrasi footstep motor (istimewa) Footstep penumpang yang masih terbuka setelah digunakan juga menjadi salah satu hal kecil yang sering terlupakan. Ketika motor kembali dikendarai sendirian, posisi footstep yang menjulur ke samping dapat berpotensi membentur benda di sekitar atau menyentuh permukaan jalan saat motor menikung.
Selain berisiko merusak komponen, footstep yang terbuka juga dapat mengganggu keseimbangan jika mengalami benturan. Sebelum mulai riding, sebaiknya luangkan beberapa detik untuk memastikan seluruh footstep yang tidak digunakan sudah terlipat dengan benar.
3. Memastikan standar samping sudah terangkat

ilustrasi naik motor (unsplash.com/JUNHØ) Hal lain yang tidak kalah penting adalah memastikan standar samping sudah benar-benar terangkat sebelum motor berjalan. Pada sebagian motor modern, terdapat sistem pengaman yang membuat mesin mati ketika standar samping masih turun dan transmisi dimasukkan. Namun, pengendara tetap perlu memastikan posisinya secara manual.
Standar samping yang tidak terangkat sepenuhnya dapat mengganggu ketika motor mulai berjalan dan menikung ke kiri. Komponen tersebut bisa menyentuh permukaan jalan dan memengaruhi keseimbangan motor. Kebiasaan memeriksa standar, lampu sein, spion, serta footstep sebelum berangkat dapat menjadi pemeriksaan singkat yang membantu membuat riding lebih aman.
Pada akhirnya, keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendalikan motor. Kebiasaan kecil seperti mematikan lampu sein, melipat footstep, dan memastikan standar samping terangkat juga penting untuk diperhatikan. Dengan membiasakan pemeriksaan sederhana sebelum dan selama riding, perjalanan bisa menjadi lebih aman dan nyaman.

















