GIIAS 2026: XPENG L03 Debut di Indonesia , Pertama di Asia Tenggara

- XPENG L03 debut di Indonesia pada GIIAS 2026, menjadikan Indonesia negara pertama di Asia Tenggara yang menampilkannya; model ini masih sebatas pajangan dan belum resmi dijual.
- XPENG mengusung konsep “Physical AI for All” melalui L03 serta GX, The Next P7, robot Iron, dan X2 Flying Car, untuk memperlihatkan penerapan AI dalam mobilitas.
- XPENG menjual The New X9, G6 Pro, dan G6 Pro AWD di Indonesia, sambil memperluas dealer serta layanan purnajual; uji coba G6 menyoroti asisten suara dan parkir otomatis.
Perkembangan mobil listrik terus bergerak cepat, salah satunya lewat penerapan kecerdasan buatan atau AI, teknologi yang membuat mobil bisa ‘berpikir’ dan merespons penggunanya secara lebih pintar. Hal ini terlihat di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, di mana XPENG memperkenalkan mobil terbarunya, XPENG L03. Mobil ini baru saja diperkenalkan pertama kali ke dunia di Munich, Jerman, sebelum akhirnya ‘mampir’ ke Indonesia.
Yang menarik, Indonesia jadi negara pertama di Asia Tenggara yang kebagian menampilkan XPENG L03 ini ke publik. Meski untuk saat ini mobilnya baru sebatas dipajang alias belum resmi dijual di Indonesia, kehadirannya tetap jadi salah satu daya tarik utama di booth XPENG selama pameran berlangsung. Jadi, buat kamu yang datang ke GIIAS, ini kesempatan langka buat lihat langsung mobil yang baru saja debut di panggung internasional.
Jadi, apa saja yang ditawarkan XPENG di GIIAS 2026? Simak ulasannya berikut ini.
1. XPENG L03 tampil sporty dengan sentuhan desainer eks Ferrari
Salah satu hal yang langsung mencuri perhatian dari XPENG L03 adalah desainnya yang modern sekaligus futuristis. Bentuk bodinya ramping dengan kesan sporty yang kuat, tapi tetap terlihat elegan dan mewah khas mobil premium, jadi gak berlebihan, tapi tetap ‘wah’ kalau dilihat langsung.
Menariknya, mobil ini dirancang oleh JuanMa Lopez, mantan kepala desainer eksterior Ferrari. Sentuhan tangan desainer kelas dunia ini terlihat dari bentuk bodi yang aerodinamis (dirancang supaya angin bisa ‘mengalir’ dengan mulus saat mobil melaju, sehingga lebih hemat energi) serta detail-detail eksterior yang bukan cuma bikin mobil ini enak dipandang, tapi juga mendukung efisiensi saat dikendarai.
Meski belum resmi dijual di Indonesia, kehadiran XPENG L03 di GIIAS 2026 setidaknya memberi gambaran ke mana arah pengembangan mobil listrik XPENG ke depannya.
2. AI bukan sekadar fitur, tetapi menjadi bagian dari pengalaman berkendara

Mengusung tema "Physical AI for All", XPENG ingin menunjukkan bahwa kecerdasan buatan (AI) itu nggak cuma bekerja ‘di belakang layar’ sebagai software di dalam mobil. AI di sini benar-benar hadir dan bisa ‘dirasakan’, lewat teknologi yang mampu memahami penggunanya, merespons dengan cara yang natural (gak ribet), sampai bikin pengalaman berkendara jadi lebih nyaman dan efisien.

Konsep ini gak cuma jadi slogan, tapi benar-benar ditunjukkan lewat berbagai inovasi yang dipamerkan di booth XPENG. Selain L03, pengunjung juga bisa melihat beberapa produk lain seperti XPENG GX, The Next P7, hingga The Next-Gen Iron, robot humanoid (robot berbentuk menyerupai manusia) yang digerakkan oleh AI. Ada juga X2 Flying Car, semacam ’mobil terbang’ konsep yang menggambarkan bagaimana XPENG membayangkan mobilitas manusia di masa depan.
Deretan inovasi ini memperlihatkan bahwa penerapan AI gak melulu soal mobil pintar semata, tapi juga bisa merambah ke berbagai sisi kehidupan manusia lainnya.
3. Tiga model yang sudah bisa dimiliki di Indonesia

Selain memamerkan teknologi masa depan, XPENG juga memperkenalkan jajaran mobil yang sudah resmi dijual di Indonesia dan bisa langsung dibeli. Ada The New X9, mobil keluarga (MPV) listrik kelas premium yang mengutamakan kenyamanan di dalam kabin, lengkap dengan fitur-fitur pintar berbasis AI.
Selain itu, ada juga G6 Pro, SUV listrik yang cocok buat kamu yang cari mobil serbaguna: hemat energi, dibekali teknologi pintar, tapi tetap praktis dipakai untuk kegiatan sehari-hari seperti antar-jemput anak atau berangkat kerja.
Buat kamu yang menginginkan performa lebih bertenaga, ada juga varian G6 Pro AWD. Singkatnya, AWD (All-Wheel Drive) artinya keempat roda mobil ini ‘bekerja’ bersama-sama menggerakkan mobil, sehingga tarikannya lebih responsif dan mobil lebih stabil saat melaju. tapi kenyamanan serta fitur pintar khas XPENG tetap dipertahankan.
4. Perkuat investasi jangka panjang di Indonesia

Kehadiran XPENG di GIIAS 2026 gak cuma soal pamer teknologi canggih. Lebih dari itu, ini juga jadi bukti keseriusan XPENG dalam membangun ekosistem mobil listrik di Indonesia, alias gak cuma jualan mobil, tapi juga memastikan penggunanya nyaman dan terlayani dengan baik setelah membeli.
Keseriusan itu terlihat dari langkah XPENG memperluas jaringan dealer (jadi makin banyak tempat buat lihat, coba, atau beli mobil XPENG), memperkuat layanan purnajual atau after-sales (layanan servis dan perbaikan setelah mobil dibeli), serta berusaha membuat proses memiliki mobil listrik jadi lebih gampang dan bisa dipercaya.
Lewat langkah-langkah ini, XPENG berharap makin banyak orang Indonesia yang mau beralih ke mobil listrik, sekaligus membuat teknologi AI yang mereka bawa benar-benar terasa manfaatnya buat kebutuhan sehari-hari masyarakat.
5. Booth XPENG jadi salah satu destinasi menarik di GIIAS 2026

Buat kamu yang penasaran tentang gimana sih AI diterapkan di dunia otomotif, booth XPENG di GIIAS 2026 wajib banget masuk daftar kunjungan. Di sana, kamu bisa lihat langsung XPENG L03 yang baru pertama kali tampil di Asia Tenggara, mengenal lebih dalam konsep "Physical AI for All" yang mereka usung, sampai eksplorasi berbagai mobil listrik pintar yang sudah disiapkan XPENG khusus untuk pasar Indonesia.
6. Test drive
Ini dia bagian yang paling ditunggu-tunggu: sesi test drive. IDN Times berkesempatan langsung mencoba XPENG G6 karena penasaran seperti apa rasanya duduk dan mengemudikan mobil ini. Buat kamu yang lagi mempertimbangkan mobil ini tapi masih ragu-ragu, cerita pengalaman langsung dari IDN Times ini bisa jadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan membeli.
Selama mencoba mobil ini, ada beberapa hal menarik yang langsung terasa. Pertama, asisten suara di mobil ini terbilang pintar, di mana perintah yang diucapkan bisa langsung dipahami dan dijalankan dengan tepat, jadi gak perlu ribet pencet-pencet tombol. Kedua, fitur parkir otomatisnya juga cukup mengesankan: mobil bisa memarkirkan dirinya sendiri dengan gerakan yang halus dan gak butuh waktu lama.
Sementara soal rasa berkendara, tarikan mobil ini terasa lembut alias gak menyentak, gas dan remnya juga responsif saat diinjak. Secara keseluruhan, kesan pertama naik mobil ini cukup nyaman, cocok dipakai buat aktivitas sehari-hari seperti ke kantor atau jalan-jalan santai.
Perkembangan kendaraan listrik kini tidak lagi hanya berbicara soal pengurangan emisi atau efisiensi energi. Melalui berbagai inovasi yang ditampilkan di GIIAS 2026, XPENG memperlihatkan bagaimana AI dapat menjadi bagian dari pengalaman berkendara yang lebih intuitif, personal, dan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Penasaran gimana rasanya sendiri? Kamu bisa langsung coba XPENG G6 di booth XPENG, GIIAS 2026, yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026 mendatang. Jangan sampai ketinggalan kesempatan buat merasakan langsung kecanggihan fitur-fiturnya sebelum menentukan pilihan! (WEB/AD)




















