ilustrasi ganti oli motor (pexels.com/lucas)
Jika baru menyadari oli gardan terlanjur dimasukkan ke ruang oli mesin, langkah paling aman adalah tidak melanjutkan penggunaan motor. Mesin sebaiknya segera dimatikan, kemudian oli yang salah dikuras.
Setelah itu, isi kembali mesin menggunakan oli dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh pabrikan. Periksa pula volume oli agar sesuai dengan kapasitas mesin. Jangan asal mengisi berdasarkan perkiraan karena jumlah oli yang terlalu sedikit atau berlebihan juga dapat menimbulkan masalah.
Jika mesin sudah sempat digunakan cukup lama, pemeriksaan lebih lanjut di bengkel bisa menjadi pilihan. Mekanik dapat mengecek kondisi oli, suara mesin, serta memastikan tidak ada gejala yang muncul akibat kesalahan penggunaan pelumas.
Hal yang sama juga berlaku sebaliknya. Oli mesin tidak seharusnya digunakan sebagai pengganti oli gardan hanya karena sama-sama terlihat seperti pelumas. Setiap komponen motor memiliki kebutuhan pelumasan yang berbeda.
Agar tidak tertukar, biasakan memeriksa tulisan pada kemasan sebelum oli dibuka. Saat mengganti oli sendiri, pisahkan wadah oli mesin dan oli gardan agar tidak salah ambil.
Jadi, oli gardan yang masuk ke mesin memang tidak selalu langsung membuat motor rusak seketika. Namun, karena spesifikasinya berbeda, penggunaan oli yang salah sebaiknya segera diperbaiki dengan mengurasnya dan mengganti menggunakan oli mesin yang sesuai rekomendasi.