Ilustrasi jalan rusak. (unplash.com/Jens Aber)
Jika mengalami kecelakaan akibat jalan berlubang, dokumentasi menjadi hal penting. Foto atau video kondisi lubang, posisi kendaraan setelah kecelakaan, kondisi jalan, serta lingkungan sekitar dapat membantu menunjukkan situasi sebenarnya ketika kejadian berlangsung.
Bukti kerusakan kendaraan dan dokumen pengobatan juga sebaiknya disimpan. Jika ada saksi atau rekaman kamera kendaraan maupun kamera pengawas di sekitar lokasi, informasi tersebut dapat semakin memperkuat kronologi.
Laporan kepada kepolisian juga penting, terutama jika kecelakaan menyebabkan korban atau kerusakan cukup serius. Data kecelakaan dapat menjadi bagian dari proses pemeriksaan untuk menentukan penyebab dan pihak yang bertanggung jawab. (BPK Regulations)
Jadi, jatuh dari motor karena jalan berlubang memang dapat membuka kemungkinan adanya pertanggungjawaban penyelenggara jalan, tetapi tidak otomatis berarti pemerintah harus membayar ganti rugi. Kondisi jalan, kewajiban pihak pengelola, keberadaan peringatan, serta bukti hubungan antara jalan rusak dan kecelakaan perlu dilihat secara menyeluruh.