Sepeda motor matik kelas 110 hingga 150 cc yang hanya dibekali satu peredam kejut di bagian belakang sepertinya sudah menjadi hal yang sangat lumrah di jalan raya. Kebijakan desain yang diterapkan oleh sebagian besar pabrikan ini kerap menimbulkan pertanyaan di kalangan pencinta otomotif mengenai alasan teknis di baliknya.
Keputusan penggunaan komponen peredam tunggal ini sebenarnya tidak diambil secara sembarangan tanpa perhitungan matang dari para insinyur otomotif. Terdapat berbagai pertimbangan efisiensi, karakteristik beban, hingga kemudahan perawatan yang menjadi dasar utama penerapan sistem suspensi ini.
