Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sudah 1 Dekade Berlalu, MAXi Yamaha Terus Jadi Skutik Touring Idaman

Sudah 1 Dekade Berlalu, MAXi Yamaha Terus Jadi Skutik Touring Idaman
MAXi Yamaha di MAXi Tour Boemi Nusantara 2026 (dok. Yamaha)
  • MAXi Tour Boemi Nusantara 2026 menempuh 3.300 kilometer selama 17 April–18 Agustus, melintasi 32 kota/kabupaten, 9 etape, dan 6 pulau dari Sumatera hingga Sulawesi.
  • Rombongan menghadapi tanjakan, kelokan, pesisir, hutan tropis, cuaca terik, angin kencang, serta jalan ekstrem; etape terakhir menuju Tana Toraja menempuh sekitar 270 kilometer dalam empat hari.
  • Yamaha menonjolkan mesin 155–250cc, VVA, Blue Core, Y-Shift, ABS pada varian tertentu, TCS, suspensi, dan bagasi luas; tur juga mengeksplorasi budaya, alam, serta kegiatan CSR lokal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tren akan selalu berubah selama rentang waktu 10 tahun. Ada kalanya suatu tren pudar dan tergantikan oleh tren lain yang dianggap lebih trendy. Apalagi soal motor, 10 tahun itu waktu yang panjang, lho. Namun, lini MAXi Yamaha tetap eksis selama 10 tahun dan masih menjadi skutik idaman, bahkan disebut-sebut sebagai rajanya touring karena mampu diajak menjelajah hingga ribuan kilometer.

Eksistensi skutik Yamaha tersebut tak lepas dari kenyamanan dan performa yang ditawarkan. Bukan sekadar skutik premium biasa, MAXi Yamaha hadir untuk memberikan pengalaman terbaik dan turut berkontribusi bagi bangsa. Kalau begitu, apa yang membedakan MAXi Yamaha dengan motor lain dan mengapa skutik Yamaha tersebut sangat cocok buat touring? Temukan jawabannya di bawah ini!

  1. 1. Menuntaskan 9 etape, melintasi 6 pulau Indonesia

    IMG_3629.JPEG
    MAXi Yamaha di MAXi Tour Boemi Nusantara 2026 (dok. Yamaha)

    Ketangguhan MAXi Yamaha dibuktikan pada event MAXi Tour Boemi Nusantara 2026 (MTBN 2026) yang berlangsung dari 17 April hingga 18 Agustus 2026. Di event touring tersebut MAXi Yamaha berhasil melalui 32 kota/kabupaten sekaligus bentang Indonesia barat hingga timur, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, bahkan Sulawesi. Skutik premium tersebut juga berhasil melewati 9 etape yang mencakup Danau Toba, Bengkulu, Lampung Selatan, Jawa Barat, Pacitan, Bali, Lombok, Kalimantan, dan diakhiri di Tana Toraja. Jika ditotal MTBN 2026 berhasil menempuh jarak hingga 3.300 kilometer, membuktikan ketangguhan MAXi Yamaha sebagai motor matic jarak jauh.

  2. 2. Ragam medan, ragam cerita: dari pegunungan hingga pesisir

    Yamaha MAXi di wilayah pesisir pada MAXi Tour Boemi Nusantara 2026
    Yamaha MAXi di wilayah pesisir pada MAXi Tour Boemi Nusantara 2026 (dok. Yamaha)

    MTBN 2026 tentu jadi ajang pembuktian bagi MAXi Yamaha. Perjalanan dimulai dari Sumatera, mengelilingi Danau Toba dengan kelokan tepian danau dan tanjakan pegunungan yang menguji keahlian pengendara. Berlanjut ke Jawa, menyusuri pesisir utara di barat hingga berbelok ke pesisir selatan di timur, lalu menikmati eksotisme Bali lewat jalanan yang diapit sawah terasering dan pura kuno.

    Petualangan makin menantang di Lombok, mulai dari Tanjakan Sembalun di lereng kaki Gunung Rinjani yang curam sekaligus menguji fitur Y-Shift terbaru, berlanjut ke Senggigi, hingga Sekotong. Di Kalimantan, lanskap berubah drastis jadi hutan hujan tropis lebat sekaligus menantang karena kondisi cuaca yang sangat terik saat menembus jalur tak berujung di jantung Borneo. Perjalanan pun berlabuh di Sulawesi, tepatnya Tana Toraja, dengan jalanan pedesaan berkelok dan tanjakan perbukitan yang jadi ujian terakhir sebelum garis finish.

  3. 3. Tana Toraja: titik akhir dari perjalanan panjang

    Pengibaran bendera Indonesia di Lembah Ollon pada MTBN 2026
    Pengibaran bendera Indonesia di Lembah Ollon pada MTBN 2026 (dok. Yamaha)

    Setelah melalui perjalanan ribuan kilometer akhirnya MTBN 2026 sampai di tujuan terakhir, yaitu Tana Toraja. Sebelum sampai di Tana Toraja rombongan harus melewati beberapa daerah seperti Kota Makassar, Parepare, Pinrang, hingga Makale dalam waktu 4 hari. Meski merupakan tujuan terakhir, tapi MAXi Yamaha masih ditantang untuk melewati jalanan menuju lembah, kelokan, hingga menanjak di perbukitan.

    Setelah menempuh jarak sekitar 270 kilometer barulah rombongan sampai di tujuan. Perjalanan juga tak mulus karena motor berkali-kali diterjang angin berkecepatan tinggi, melewati jalan ekstrem yang tak terduga, dan pengendara dituntut untuk selalu fokus. Untungnya, MAXi Yamaha punya bermacam keunggulan seperti Variable Valve Actuation (VVA), Blue Core, Y-Shift, dan mesin 155cc yang membuat perjalanan tetap lancar. Posisi riding yang optimal juga bikin pengendara tetap nyaman dan tak cepat lelah.

    Setelah sampai di Tana Toraja rombongan MAXi Yamaha mengunjungi Patung Tuhan Yesus Memberkati, Buntu Burake dan pemakaman Suku Toraja (Kete Kesu). Di hari terakhir MAXi Yamaha disambut oleh tanjakan Lembah Ollon dan rombongan akhirnya mengibarkan Sang Saka Merah Putih, menandakan berakhirnya perjalanan yang penuh tantangan. Seluruh perjalanan tersebut berjarak sekitar 800 kilometer, tapi pengalamannya tetap menyenangkan karena ditemani MAXi Yamaha yang merupakan skutik terbaik untuk perjalanan jauh.

  4. 4. Skutik yang diuji sungguhan di jalan sungguhan

    Yamaha MAXi di MAXi Tour Boemi Nusantara 2026
    Yamaha MAXi di MAXi Tour Boemi Nusantara 2026 (dok. Yamaha)

    Yap, ketangguhan skutik Yamaha tak hanya tercermin dari spesifikasi di atas kertas. Bermodal mesin 155-250cc, pengereman ABS (untuk varian tertentu), LED yang terang, dan bagasi luas memang merupakan beberapa spesifikasi unggulan dari MAXi Yamaha. MTBN 2026 menjadi buktinya, memberi tahu pada dunia bahwa MAXi Yamaha adalah salah satu skutik paling nyaman untuk touring.

    Jalanan berbatu? Aman. Tanjakan ekstrem? Ada pengereman ABS dan TCS* yang siap siaga dan sistem Y-Shift unggulan. Perjalanan jauh? Motor tetap irit dengan konsumsi BBM mencapai 40 kilometer per liter.

    Akselerasi dan kecepatan tinggi juga membuat MAXi Yamaha bisa memberantas semua tipe jalanan. Bayangkan saja, kecepatan maksimal beberapa model seperti Yamaha NMAX “TURBO” bisa tembus 140 kilometer per jam, cocok buat kamu yang mencari rekomendasi skutik touring bertenaga tinggi.

    Tenaga dan akselerasi tak hanya dipakai buat kebut-kebutan, tapi ideal digunakan di berbagai jenis jalanan. MAXi Yamaha punya sistem suspensi kelas atas, bikin skutik premium tersebut tetap nyaman dikendarai, bahkan di jalanan ekstrem sekali pun.

    Handling juga makin optimal berkat ban bertapak lebar, kualitas rangkanya yang rigid dan kokoh, dan juga posisi riding-nya yang nyaman. Mau mengubah mode untuk menyesuaikan kondisi jalan? Tenang saja, ada tombol Y-Shift yang bisa dijangkau dengan mudah. Perpaduan semuanya menunjukan bahwa skutik MAXi Yamaha sangat cocok buat touring.

  5. 5. MAXi Yamaha dan perjalanan yang tak cuma soal motor

    13d5eff7-38da-491e-a91d-8cd951a43e21.jpeg
    Eksplorasi budaya lokal saat MTBN 2026 (dok. Yamaha)

    MTBN 2026 bukan sekadar ajang pembuktian ketangguhan mesin, tapi juga perjalanan untuk mengenal Indonesia lebih dekat. Sepanjang rute, rombongan MAXi Yamaha singgah di berbagai daerah untuk mengeksplorasi budaya lokal, mulai dari tradisi masyarakat Batak di Danau Toba hingga kearifan Suku Toraja di ujung perjalanan. Tak hanya itu, MTBN 2026 juga turut memperkenalkan keindahan alam Nusantara yang menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata kelas dunia, seperti Lembah Ollon di Tana Toraja, Danau Batur di Bali dan Pulau Pahawang di Lampung hingga eksotisme pesisir Jawa dan Bali.

    Di sinilah MAXi Yamaha menunjukkan perannya lebih dari sekadar kendaraan. Skutik touring ini menjadi sahabat setia yang menemani di berbagai situasi dan kondisi, membuat perjalanan menjelajah budaya dan alam Indonesia terasa makin nyaman, menyenangkan, dan penuh pengalaman baru. Motor matic yang bisa diandalkan ini mampu menembus berbagai rintangan dan senantiasa mengikuti ke mana pun perjalanan membawa. Butuh spesifikasi lengkap untuk MAXi Yamaha? Sini, IDN Times detailkan.

    Spesifikasi lengkap MAXi Yamaha

    SPESIFIKASI

    XMAX Connected

    NMAX ‘TURBO’

    AEROX ALPHA ‘TURBO’

    LEXi LX 155

    Kapasitas Mesin

    249.8 cc

    155.09 cc

    155.09 cc

    155.09 cc

    Tipe Mesin

    Berpendingin Cairan, SOHC, 4 Katup

    Berpendingin Cairan, SOHC, 4 Katup, VVA

    Berpendingin Cairan, SOHC, 4 Katup, VVA

    Berpendingin Cairan, SOHC, 4 Katup, VVA

    Diameter × Langkah

    70.0 × 64.9 mm

    58.0 × 58.7 mm

    58.0 × 58.7 mm

    58.0 × 58.7 mm

    Rasio Kompresi

    10.5 : 1

    11.6 : 1

    11.6 : 1

    11.6 : 1

    Tenaga Maksimum

    16.8 kW / 7,000 rpm

    11.3 kW / 8,000 rpm

    11.3 kW / 8,000 rpm

    11.3 kW / 8,000 rpm

    Torsi Maksimum

    24.3 Nm / 5,500 rpm

    14.2 Nm / 6,500 rpm

    14.2 Nm / 6,500 rpm

    14.2 Nm / 6,500 rpm

    Konsumsi BBM*

    ± 31–35 km/L

    ± 40–45 km/L

    ± 40–45 km/L

    ± 45–50 km/L

    Sistem Bahan Bakar

    Injeksi Bahan Bakar

    Injeksi Bahan Bakar

    Injeksi Bahan Bakar

    Injeksi Bahan Bakar

    Transmisi

    Otomatis V-Belt

    YECVT

    YECVT

    Otomatis V-Belt

    Y-Shift

    -

    3 Tingkat

    3 Tingkat

    -

    Mode Berkendara

    -

    T-Mode / S-Mode

    T-Mode / S-Mode

    -

    Suspensi Depan

    Teleskopik

    Teleskopik

    Teleskopik Ø30 mm

    Teleskopik

    Suspensi Belakang

    Unit Swing

    Unit Swing + Sub-Tank*

    Unit Swing + Sub-Tank*

    Unit Swing

    Ban Depan

    120/70-15

    110/70-13

    110/80-14

    90/90-14

    Ban Belakang

    140/70-14

    130/70-13

    140/70-14

    100/90-14

    Rem Depan

    Cakram + ABS

    Cakram + ABS

    Cakram + ABS

    Cakram + ABS

    Rem Belakang

    Cakram + ABS

    Cakram + ABS

    Cakram + ABS

    Tromol

    ABS

    Dual Channel

    ✓ Dual Channel

    Dual Channel

    ✓ Depan

    TCS

    v

    v

    v

    -

    Panjang

    2,180 mm

    1,935 mm

    1,980 mm

    1,970 mm

    Lebar

    795 mm

    740 mm

    710 mm

    720 mm

    Tinggi

    1,505 mm

    1,200 mm

    1,170 mm

    1,135 mm

    Jarak Sumbu Roda

    1,540 mm

    1,340 mm

    1,350 mm

    1,350 mm

    Jarak Terendah ke Tanah

    135 mm

    125 mm

    145 mm

    135 mm

    Tinggi Jok

    795 mm

    770 mm

    790 mm

    770 mm

    Berat Isi

    184 kg

    135 kg

    130 kg

    118 kg

    Kapasitas Tangki BBM

    13 L

    7.1 L

    5.5 L

    4.2 L

    Smart Key

    v

    v

    v

    v*

    Y-Connect

    v

    v

    v

    v

    TFT / Infotainment

    v

    v*

    v*

    -

    Navigasi

    v

    v*

    v*

    -

    Sekali lagi MTBN 2026 adalah buktinya. Tiap kilometer terasa seperti membuka lembaran baru sembari mencari esensi dari perjalanan itu sendiri. Tak hanya berkendara, bahkan MAXi Yamaha bisa mendorongmu untuk melihat keindahan Indonesia, memperkenalkan budaya Nusantara, hingga meningkatkan potensi daerah dengan cara yang unik.

    MTBN 2026 juga bukan ajang touring semata, tapi merupakan komitmen Yamaha untuk berkontribusi kepada masyarakat, lingkungan, dan budaya lokal lewat berbagai aktivitas CSR di beberapa etape.

    Peran MAXi Yamaha sebagai skutik untuk touring jarak jauh berhasil melancarkan MTBN 2026. Alhasil, julukan MAXi Yamaha “Raja Touring” sangat cocok disematkan pada skutik touring tersebut. Tak hanya soal touring, MAXi Yamaha juga menjadi salah satu skutik paling worth it saat ini. Desainnya modern serta tetap trendy, fiturnya berlimpah, dan MAXi Yamaha selalu siap menemani kamu di berbagai kegiatan.  (WEB/AD)

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More