Shell Advance Gandeng Marc Marquez, Libatkan 5.000 Bikers di Lombok

Shell Advance menggelar rangkaian kegiatan di Lombok pada 8 Oktober 2026 bersama Marc Marquez, menggabungkan edukasi generasi muda, aksi sosial, dan interaksi komunitas pengendara.
Melalui sesi virtual dan kegiatan mewarnai motor bersama siswa tiga sekolah, Shell Advance membagikan nilai disiplin serta ketekunan; motor kolaboratif akan dilelang untuk peningkatan fasilitas sekolah.
Lebih dari 5.000 bikers mengikuti community ride di Mataram bersama Ladislao, yang juga dijadwalkan mengunjungi tiga bengkel Shell AutoCare dan berinteraksi dengan pelanggan.
Jakarta, IDN Times - Shell Advance membawa pengalaman dunia balap motor lebih dekat kepada masyarakat melalui rangkaian kegiatan bersama pembalap Ducati Lenovo sekaligus juara dunia Marc Marquez di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Program ini menggabungkan edukasi bagi generasi muda, kegiatan sosial, dan aktivitas bersama komunitas pengendara.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada 8 Oktober 2026 tersebut, Shell Advance juga melibatkan lebih dari 5.000 peserta dalam community ride di Kota Mataram.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Shell membagikan nilai-nilai di balik performa balap, seperti disiplin, ketekunan, dan semangat untuk terus berkembang.
1. Shell Advance bagikan pengalaman Marc Marquez kepada generasi muda

Shell Advance membawa pengalaman dunia balap motor lebih dekat kepada masyarakat melalui rangkaian kegiatan bersama pembalap Ducati Lenovo sekaligus juara dunia Marc Marquez di Lombok (Dok. Istimewa) Melalui sesi virtual bersama Marc Marquez, Shell Advance mengajak generasi muda Indonesia mempelajari proses di balik pencapaian performa tertinggi di dunia balap motor.
Pengalaman sang pembalap diharapkan dapat memberikan inspirasi untuk mengembangkan potensi diri, termasuk dalam menghadapi tantangan dan kegagalan.
Marc Marquez mengatakan, keberhasilan di lintasan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga kedisiplinan dan kemauan untuk terus belajar.
“Mencapai tingkatan tertinggi dalam balap tidak pernah hanya soal kecepatan. Dibutuhkan disiplin, kerja keras, kemampuan untuk belajar dari berbagai momen sulit, dan kemauan untuk terus mencari cara agar dapat menjadi lebih baik,” ujar Marc Marquez dalam keterangan resmi Shell Indonesia, Kamis (8/10/2026).
Ia berharap pengalaman tersebut dapat mendorong anak-anak muda untuk lebih percaya diri dalam mengejar cita-cita mereka.
2. Sepeda motor hasil kreasi siswa akan dilelang untuk sekolah

Sepeda motor hasil kolaborasi para siswa dan pembalap dunia itu selanjutnya akan dilelang (Dok. Istimewa) Selain berbagi pengalaman, Shell Advance mengajak siswa dari SDN 1 Rembitan, SD Negeri Ngolang, dan SD Negeri Gerupuk untuk berpartisipasi dalam kegiatan mewarnai sepeda motor. Marc Marquez juga ikut memberikan sentuhan kreatif pada kendaraan tersebut.
Sepeda motor hasil kolaborasi para siswa dan pembalap dunia itu selanjutnya akan dilelang. Seluruh hasil lelang akan didonasikan untuk mendukung peningkatan fasilitas di ketiga sekolah yang berpartisipasi.
“Kami ingin pengalaman ini meninggalkan sesuatu yang bermakna. Artinya, kami ingin menciptakan kesempatan yang berkesan bagi generasi muda saat ini, sekaligus mendukung sekolah dan komunitas yang akan terus membantu mereka belajar dan berkembang di masa depan,” ujar President Director & Managing Director Lubricants Shell Indonesia, Andri Pratiwa.
Menurutnya, nilai-nilai yang dipelajari dari dunia balap dapat diterapkan dalam berbagai bidang, mulai dari rasa ingin tahu hingga ketekunan untuk terus meningkatkan kemampuan.
3. Lebih dari 5.000 bikers ikuti community ride di Mataram

Program ini menggabungkan edukasi bagi generasi muda, kegiatan sosial, dan aktivitas bersama komunitas pengendara (Dok. Istimewa) Shell Advance turut memperluas rangkaian kegiatan melalui community ride bersama Ladislao di Kota Mataram. Kegiatan ini diikuti lebih dari 5.000 peserta dari komunitas pengendara motor.
Selain menjadi ajang berkumpulnya pencinta sepeda motor, kegiatan tersebut ditujukan untuk mendekatkan pengalaman dan semangat dunia balap kepada komunitas lokal.
Selama berada di Lombok, Ladislao juga dijadwalkan mengunjungi tiga bengkel Shell AutoCare.
Dalam kunjungan tersebut, ia akan berinteraksi langsung dengan pengendara serta membantu proses perbaikan atau modifikasi sepeda motor pelanggan.
Selama 27 tahun, Shell Advance dan Ducati telah menjalin kolaborasi teknis dalam pengembangan teknologi pelumas untuk kebutuhan balap sepeda motor.
Kemitraan tersebut dimulai pada 1999 ketika Ducati berkompetisi di WorldSBK, kemudian berlanjut ke MotoGP pada 2003.
Melalui rangkaian kegiatan di Lombok, Shell Advance berupaya memperluas manfaat kolaborasi tersebut, tidak hanya dalam pengembangan teknologi pelumas, tetapi juga melalui edukasi, kegiatan sosial, dan interaksi dengan komunitas pengendara.






















