Hal yang sama juga berlaku ketika ban belakang motor matic terasa goyang saat dikendarai. Kamu tidak perlu panik dan harus tetap tenang dalam mengatasinya. Berikut cara mengatasi ban belakang motor matic tidak stabil.
4 Cara Mengatasi Ban Belakang Motor Matic Tidak Stabil

- Saat ban belakang motor matic terasa goyang, segera menepi di tempat aman dan periksa tekanan angin. Isi sesuai rekomendasi pabrikan agar kestabilan berkendara kembali terjaga.
- Ganti ban yang aus atau rusak karena daya cengkeramnya menurun. Periksa juga bearing serta karet engine mounting, lalu ganti komponen yang sudah aus.
- Pastikan mur as roda dan baut suspensi kencang, serta perbaiki atau ganti velg rusak. Lakukan servis rutin di bengkel terpercaya untuk mendeteksi masalah lebih dini.
Ketika sebuah masalah datang, kamu perlu menghadapinya dengan sikap yang tenang. Kepanikan hanya akan membuat situasi menjadi lebih sulit untuk diatasi. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk tetap berpikir jernih.
1. Periksa tekanan angin

ilustrasi memeriksa tekanan angin pada ban motor (vecteezy.com/kasarp Techawongtham) Apabila motor terasa oleng saat dikendarai, segera tepikan kendaraan kamu ke tempat yang aman. Jangan terus memaksakan berkendara karena dapat membahayakan keselamatan. Berhenti sejenak adalah langkah paling bijak yang perlu kamu lakukan.
Setelah itu, periksalah tekanan angin pada ban belakang motor kamu. Jika tekanannya berkurang, segera isi kembali angin tersebut. Pastikan kamu mengisinya sesuai dengan standar rekomendasi dari pabrikan kendaraan.
2. Ganti ban

ilustrasi ban motor (pexels.com/ Gustavo Fring) Kamu harus segera mengganti ban apabila alur dan kembangannya sudah menipis atau mengalami kerusakan. Ban yang sudah aus tidak akan mampu mencengkeram jalan dengan optimal. Hal ini dapat menyebabkan motor terasa tidak stabil saat dikendarai.
Selain ban, kamu juga perlu memeriksa kondisi bearing dan karet engine mounting. Kedua komponen tersebut berpengaruh besar terhadap kestabilan roda belakang. Dengan mengganti suku cadang yang sudah aus secara berkala, stabilitas roda motor kamu akan kembali normal.
3. Kencangkan mur dan perbaiki velg

ilustrasi melepas ban motor (pexels/anastasiashuraeva) Pastikan mur pada as roda dan baut suspensi terpasang dengan kuat dan kencang. Komponen yang longgar dapat membuat roda belakang terasa goyang saat motor berjalan. Oleh karena itu, kamu perlu memeriksa kekencangannya secara rutin.
Apabila velg motor kamu mengalami penyok ringan, segera lakukan perbaikan. Jika kerusakannya cukup parah, sebaiknya ganti dengan velg yang baru. Langkah ini penting agar putaran roda kembali lurus dan tidak lagi terasa oleng.
4. Servis di bengkel terpercaya

ilustrasi bengkel motor (unsplash.com/Kato Blackmore 🇺🇦) Agar pemeriksaan berjalan dengan akurat, kamu bisa melakukan servis secara berkala. Pilihlah bengkel terpercaya untuk menangani motor kamu. Mekanik yang berpengalaman akan memeriksa motor dengan lebih teliti.
Dengan melakukan servis rutin, semua masalah pada motor dapat terdeteksi sejak dini. Hal ini akan membuat motor kamu tetap aman dan nyaman saat dikendarai. Selain itu, performa motor juga akan selalu terjaga dengan baik.




















