3 Tahun Absen, BUMN Mulai IPO Lagi di 2027

- BUMN tidak akan melakukan IPO tahun ini, fokus pada konsolidasi bisnis dan restrukturisasi.
- Tahap keempat konsolidasi BUMN adalah menciptakan nilai dan menentukan perusahaan yang akan go public atau go private.
- Target IPO BUMN dimulai lagi tahun 2027 setelah pemetaan bisnis yang telah dikonsolidasi oleh Danantara Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Danantara Indonesia memastikan tak ada BUMN yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau melakukan initial public offering (IPO) tahun ini.
Dengan demikian, tak ada IPO perusahaan pelat merah selama tiga tahun, terhitung sejak 2024.
Dony mengatakan, tahun ini pihaknya fokus melakukan konsolidasi BUMN yang melalui empat tahapan. Pertama, meninjau ulang fundamental bisnis BUMN. Kedua, melakukan restrukturisasi hingga merger. Ketiga, menulis ulang model bisnis perusahaan yang sudah dikonsolidasi. Terakhir, menciptakan nilai atau value creation dengan meninjau BUMN mana yang akan go public, dan mana yang akan diprivatisasi.
“Tahap keempatnya kita melakukan tadi value creation, mana perusahaan yang akan kita lakukan IPO go public, mana yang kita lakukan go private. Jadi memang untuk tahun ini belum ada yang akan kita lakukan,” ujar Dony dalam CBNC Indonesia Economic Outlook 2026, di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Targetnya, IPO BUMN akan dimulai lagi tahun depan, setelah Danantara melakukan pemetaan bisnis BUMN yang telah dikonsolidasi.
“Jadi mudah-mudahan tahun 2027, kami akan mulai melakukan proses IPO terhadap perusahaan-perusahaan kita, yang memang secara pemikiran itu akan kita lakukan public offering,” tutur Dony.
Adapun BUMN yang terakhir melakukan IPO adalah PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), yang merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero). IPO PGEO dilaksanakan pada 24 Februari 2023.


















