Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Trump Pede Bos Baru The Fed Bisa Bikin Ekonomi AS Tumbuh 15 Persen

Trump Pede Bos Baru The Fed Bisa Bikin Ekonomi AS Tumbuh 15 Persen
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (flickr.com/Gage Skidmore via commons.wikimedia.org/Gage Skidmore)
Intinya sih...
  • Donald Trump mengandalkan Kevin Warsh untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi AS
  • Kevin Warsh ditunjuk jadi Ketua The Fed untuk menggantikan Jerome Powell
  • Pengesahan Kevin Warsh sebagai ketua baru The Fed kemungkinan tertunda
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yakin Kevin Warsh yang baru ditunjuk jadi bos baru Federal Reserve (The Fed) bisa membawa ekonomi AS tumbuh 15 persen. Optimisme itu disampaikan Trump dalam sebuah klip video yang dirilis pada Senin (9/2/2026).

Namun, dalam pernyataannya, Trump tidak merinci pertumbuhan ekonomi seperti apa yang ia maksud, apakah itu merujuk pada pertumbuhan ekonomi year-on-year (yoy) atau pertumbuhan ekonomi dengan menggunakan tolok ukur yang lain.

“Jika (Kevin) Warsh melakukan pekerjaan yang mampu ia lakukan, (ekonomi) kita bisa tumbuh sebesar 15 persen. Namun, aku berpikir, (ekonomi kita bisa tumbuh) lebih dari itu. Aku pikir, dia akan hebat. Dia adalah orang yang berkualitas tinggi,” ujar Trump.

Table of Content

1. Donald Trump mengandalkan Kevin Warsh untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi

1. Donald Trump mengandalkan Kevin Warsh untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi

Trump Pede Bos Baru The Fed Bisa Bikin Ekonomi AS Tumbuh 15 Persen
ilustrasi pertumbuhan ekonomi (unsplash.com/Jakub Żerdzicki)

Pernyataan tersebut menandakan Trump sangat mengandalkan Kevin Warsh untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi AS. Sebab, pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam jarang mencapai angka 15 persen.

Data yang dirilis Bloomberg menunjukkan, nilai pertumbuhan rata-rata ekonomi AS selama 5 dekade terakhir hanya 2,8 persen. Pada 2026, ekonomi AS diprediksi hanya tumbuh 2,4 persen.

Oleh karena itu, Trump berharap Warsh bisa mencapai ambisinya untuk membawa ekonomi AS tumbuh pesat. Untuk mewujudkan hal tersebut, Trump sudah meminta Warsh untuk menurunkan suku bunga agar warga AS semakin banyak mengajukan pinjaman ke bank. Menurut Trump, hal ini akan membuat roda perekonomian AS berputar lebih kencang.

2. Kevin Warsh ditunjuk jadi Ketua The Fed untuk menggantikan Jerome Powell

Trump Pede Bos Baru The Fed Bisa Bikin Ekonomi AS Tumbuh 15 Persen
logo Federal Reserve (pexels.com/Dao Than)

Kevin Warsh sendiri baru ditunjuk Trump menjadi Ketua Federal Reserve pada 30 Januari 2026. Ia ditugaskan untuk menggantikan ketua The Fed sebelumnya, Jerome Powell, yang akan pensiun pada Mei mendatang.

Penunjukkan Warsh ini mengakhiri kisruh yang terjadi antara Trump dan The Fed. Sebab, hubungan Trump dan The Fed kembali memanas sejak dirinya menjabat lagi sebagai presiden pada Januari 2025.

"Aku sudah mengenal Kevin (Warsh) sejak lama. Aku yakin dia akan dikenang sebagai salah satu Ketua The Fed terhebat. Mungkin bisa juga yang terbaik," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social usai mengumumkan penunjukan Warsh.

3. Pengesahan Kevin Warsh sebagai ketua baru The Fed kemungkinan tertunda

Trump Pede Bos Baru The Fed Bisa Bikin Ekonomi AS Tumbuh 15 Persen
ilustrasi senat (unspalsh.com/Gerda)

Meski sudah ditunjuk jadi Ketua The Fed, Warsh sebetulnya belum bisa menjabat sebab penunjukkan tersebut harus disahkan dulu oleh senat AS. Jika belum disahkan, Warsh tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai pemimpin tertinggi The Fed.

Namun, pengesahan Warsh oleh senat AS kemungkinan bakal tertunda. Salah satu senator AS, Thom Tillis mengatakan, Warsh tidak boleh dilantik sebagai ketua The Fed selagi Departemen Kehakiman masih melakukan penyelidikan terhadap Jerome Powell. Sebab, Powell kini masih diselidiki oleh Departemen Kehakiman AS soal skandal proyek renovasi gedung The Fed.

Namun, Donald Trump tidak peduli dengan hal tersebut. Ia meminta semua pihak untuk tetap menunggu Warsh dilantik menjadi Ketua The Fed untuk menggantikan Powel. 

“Aku tidak tahu. Kita lihat saja nanti apa yang terjadi. Aku sudah lama berselisih dengan (Thom) Tillis sampai-sampai dia akhirnya mengundurkan diri (dari Partai Republik),” ujar Trump dilansri Yahoo Finance.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

5 Ide Usaha Imlek yang Selalu Dicari Menjelang Tahun Baru China

11 Feb 2026, 00:30 WIBBusiness