zhong shanshan (instagram.com/chinareportasean)
Sementara itu, di peringkat tiga ada founder air kemasan asal China, Zhong Shanshan, yang hartanya hilang 1,8 miliar dolar AS (Rp31,57 triliun). Kemudian, diikuti co-founder dan CEO perusahaan teknologi periklanan berbasis AI AppLovin, Adam Foroughi, di peringkat keempat yang kehilangan kekayaan 1,3 miliar dolar AS (Rp22,8 triliun).
Biggest losers nomor lima adalah founder perusahaan Jepang pencipta Hello Kitty, Shintaro Tsuji, yang juga terpaksa kehilangan 1,3 miliar dolar AS (Rp22,8 triliun).
Kehilangan triliunan rupiah dalam hitungan hari? Fluktuasi kekayaan para konglomerat dunia pada pertengahan Mei ini menjadi alarm pengingat bagi kita semua. Di era algoritmik, sentimen pasar global dan perubahan sistem bisa berdampak instan terhadap aset terbesar sekalipun. Kalau level miliarder saja harus bersiap menghadapi dinamisnya era ini, bagaimana dengan kesiapan lanskap bisnis kita secara umum?
Yuk, duduk bersama dan bedah peta jalan ekonomi masa depan di Indonesia Summit 2026. Melalui tema The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age, kita akan belajar melihat peluang di balik setiap guncangan pasar. Yuk daftarkan diri kamu di bit.ly/IS_26.