Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Promosi Diam-diam Bisa Bikin Produk Lebih Mudah Diingat? Ini Caranya

Promosi Diam-diam Bisa Bikin Produk Lebih Mudah Diingat? Ini Caranya
ilustrasi promosi (unsplash.com/@jjying)
  • Stealth marketing adalah pemasaran halus yang dapat membuat konsumen tidak selalu menyadari sedang melihat bagian kampanye.
  • Strategi ini dapat dilakukan melalui penempatan produk, ulasan, konten web, dan kemitraan perusahaan.
  • Paparan produk dan elemen merek diarahkan untuk membangun kesadaran, antusiasme, serta reputasi jangka panjang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Keberhasilan pemasaran produk atau merek tidak hanya ditentukan oleh penjualan, tetapi juga seberapa luas produk dikenal masyarakat. Salah satu strategi yang digunakan sejumlah perusahaan adalah stealth marketing.

Dilansir Indeed, itu adalah pemasaran dengan cara yang sangat halus sehingga konsumen tidak selalu menyadari bahwa mereka sedang melihat bagian dari sebuah kampanye.

Strategi ini membuat produk hadir di tengah konsumen tanpa menjadikannya sebagai fokus utama promosi. Cara tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan eksposur dan membangun kesadaran terhadap suatu merek.

Berikut penjelasan mengenai jenis, contoh, dan manfaat stealth marketing!

  1. 1. Jenis-jenis stealth marketing

    ilustrasi ulasan toko online
    ilustrasi ulasan toko online (unsplash.com/Marques Thomas)

    Ada beberapa bentuk stealth marketing yang umum digunakan perusahaan, mulai dari penempatan produk hingga kerja sama dengan pihak lain.

    Penempatan produk

    Penempatan produk menjadi salah satu bentuk stealth marketing yang paling umum. Perusahaan bekerja sama dengan pembuat konten, seperti produser film dan televisi, untuk menampilkan produk tanpa menjadikannya sebagai fokus utama.

    Produk dapat muncul dalam berbagai bentuk. Misalnya, aktor atau influencer mengenakan pakaian dari merek tertentu, produk ditempatkan di latar belakang video, atau sebuah merek disebut dalam percakapan sebagai bagian dari alur cerita.

    Tingkat kemunculannya juga dapat berbeda. Ada produk yang hanya ditampilkan secara sekilas, sementara produk lain dibuat menjadi bagian yang lebih menonjol dalam sebuah tayangan.

    Ulasan

    Ulasan juga dapat menjadi bagian dari stealth marketing, bergantung pada bagaimana ulasan tersebut dibuat. Salah satunya ketika pemasar mendorong seseorang memberikan ulasan terhadap produk tertentu atau membayar orang untuk menulis ulasan positif.

    Cara lain dilakukan dengan memberikan akses lebih awal kepada sejumlah konsumen terhadap produk yang belum tersedia untuk publik. Mereka kemudian diminta memberikan ulasan.

    Ulasan tersebut dapat mendorong pembaca mencari informasi lebih lanjut mengenai produk dan peluncurannya. Pada akhirnya, hal itu dapat meningkatkan diskusi dan antusiasme terhadap produk yang akan dirilis.

    Konten web

    Konten online menjadi salah satu saluran yang banyak digunakan dalam stealth marketing karena internet digunakan banyak orang untuk mencari hiburan.

    Pemasar dapat membuat konten yang menampilkan merek mereka, tetapi mengunggahnya melalui akun yang terlihat seperti milik pihak ketiga. Perusahaan juga dapat bekerja sama dengan pembuat konten lain untuk menampilkan, mempromosikan, atau menggunakan produk tertentu dalam video dan unggahan mereka.

    Dalam penerapannya secara online, perusahaan perlu memahami aturan mengenai pengungkapan hubungan iklan.

    Kemitraan perusahaan

    Untuk mempromosikan produk fisik atau komoditas, perusahaan dapat bekerja sama dengan distributor atau promotor. Kerja sama tersebut dapat membuat produk digunakan dan ditampilkan lebih menonjol dalam periode tertentu.

    Distributor juga dapat mempromosikan manfaat produk kepada pelanggan atas nama pemasok. Produk tersebut dapat diperkenalkan kepada konsumen dengan memasukkannya ke dalam produk atau layanan milik mitra bisnis.

  2. 2. Contoh stealth marketing

    produk skin care
    ilustrasi produk skin care (pexels.com/Ron Lach)

    Penerapan stealth marketing dapat ditemukan dalam berbagai situasi. Salah satunya dilakukan perusahaan produk kecantikan dengan bekerja sama dengan sejumlah salon rambut.

    Salon dapat menggunakan kondisioner baru perusahaan kepada pelanggan dan menempatkan produk tersebut di meja depan beberapa minggu sebelum peluncuran. Jika pelanggan menyukai produk dan menanyakannya, staf salon dapat melakukan penjualan atas nama perusahaan tanpa mengiklankan atau secara langsung menyebut produk tersebut.

    Contoh lain dapat dilakukan dalam promosi film. Produser dapat membuat akun media sosial untuk karakter dalam film dan mengunggah konten seolah-olah karakter tersebut merupakan orang sungguhan.

    Menjelang tanggal perilisan, akun tersebut dapat mengunggah petunjuk mengenai alur cerita. Setelah itu, produser mengungkapkan bahwa akun tersebut berkaitan dengan film untuk menciptakan antusiasme.

    Dalam industri pakaian, perusahaan dapat membayar seorang aktor untuk mengenakan pakaian dari koleksi yang akan datang selama proses syuting acara televisi. Pakaian tersebut bukan fokus utama acara, tetapi kehadirannya dapat mengingatkan penonton terhadap merek.

    Cara tersebut juga dapat membentuk asosiasi positif antara perusahaan dan karakter yang mengenakan pakaian dari merek tersebut.

  3. 3. Apa manfaat stealth marketing?

    Promosi Diam-diam Bisa Bikin Produk Lebih Mudah Diingat? Ini Caranya
    ilustrasi memandang laptop dengan antusias (pexels.com/Andrea Piacquadio)

    Stealth marketing memiliki sejumlah manfaat bagi perusahaan, terutama dalam menciptakan perhatian terhadap produk dan membangun citra merek.

    Menciptakan antusiasme

    Salah satu karakteristik stealth marketing adalah mendorong percakapan mengenai produk atau merek. Konsumen tidak melihatnya secara langsung sebagai iklan, tetapi menemukan produk secara lebih alami.

    Mereka kemudian dapat membicarakan hal yang menarik perhatian atau hal yang mereka sukai dari suatu merek. Kondisi tersebut dapat menumbuhkan ketertarikan terhadap perusahaan dan mendorong konsumen mencari tahu lebih lanjut secara mandiri.

    Membuat merek lebih mudah diingat

    Pemasaran tradisional umumnya bertujuan mengiklankan produk tertentu dan meningkatkan penjualan. Sementara itu, stealth marketing berfokus pada citra perusahaan secara keseluruhan.

    Paparan terhadap produk, logo, dan berbagai elemen merek dapat membuat sebuah bisnis lebih mudah dikenali pada kemudian hari. Konsumen mungkin tidak mengingat kampanye yang pertama kali memperkenalkan merek tersebut, tetapi tetap merasa bahwa merek itu sudah familiar.

    Perasaan tersebut dapat membuat konsumen lebih nyaman ketika hendak melakukan pembelian. Strategi ini lebih diarahkan untuk membangun reputasi dalam jangka panjang dibandingkan mendorong penjualan secara langsung.

    Membuat konsumen merasa lebih memiliki kendali

    Karena tidak secara langsung meminta konsumen melakukan pembelian, stealth marketing dapat membuat mereka merasa lebih memiliki kendali atas keputusan pembelian.

    Sebagian konsumen mungkin enggan membeli produk ketika merasa perusahaan berusaha meyakinkan mereka untuk membeli. Stealth marketing mengurangi tekanan tersebut dengan menarik perhatian konsumen secara halus dan memperkenalkan keberadaan sebuah merek.

    Selanjutnya, konsumen memiliki pilihan untuk mencari tahu lebih banyak mengenai produk atau merek tersebut jika mereka menginginkannya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More