Jakarta, IDN Times — Industri layanan kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis yang lebih cepat, presisi, dan minim invasif. Perkembangan teknologi pun membuat rumah sakit dan penyedia layanan kesehatan tidak hanya berlomba menyediakan fasilitas, tetapi juga mengembangkan layanan dengan teknologi dan keahlian medis yang semakin kompleks.
Salah satu contohnya dilakukan Sapporo Cardio Vascular Clinic (SCVC BALI), bagian dari Hong Kong Asia Medical Group (HKAMG), yang berhasil melakukan tindakan Mitral Transcatheter Edge-to-Edge Repair (M-TEER) pertama di Bali International Hospital (BIH) pada 2 Agustus 2026.
M-TEER merupakan prosedur minimal invasif untuk menangani mitral regurgitation atau kebocoran katup mitral tanpa operasi jantung terbuka. Kehadiran layanan ini menunjukkan bagaimana inovasi dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan bisnis layanan kesehatan.
Layanan ini berjalan atas kerja sama SCVC BALI dan Artivis sebagai salah satu perusahaan yang yang memiliki bidang usaha pendistribusian alat kesehatan. Baik SCVC maupun Artivis berkomitmen terus membantu pasien di Indonesia mendapatkan layanan kesehatan yang terbaik.
Berikut sejumlah inovasi yang terlihat dari pengembangan layanan tersebut.