Proyek pembangunan Tol Yogyakarta-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman. (dok. Adhi Karya)
Saat ini, Adhi Karya memiliki 18 anak usaha, di mana tujuh perusahaan merupakan anak usaha langsung, 10 entitas merupakan perusahaan afiliasi, dan 1 cucu usaha yang merupakan anak usaha PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP).
Dari 10 perusahaan afiliasi, enam perusahaan bergerak dalam portofolio jalan tol, yakni Jasamarga Jogja Solo, Jasamarga Jogja Bawen, Jasamarga Akses Patimban, PT Bogor Serpong Infra Selaras (BSIS) selaku operator tol Bogor-serpong, Jakarta Metro Express yang merupakan salah satu portofolio di JORR Elevated, serta Jasamarga Bali Tol.
ADHI tercatat memiliki 47,18 persen saham pada Jasamarga Solo Joga, 25,50 persen pada Jasamarga Jogja Bawen, 7,22 persen pada entitas Jasamarga Akses Patimban, 12 persen pada BSIS, 4,81 persen untuk Jakarta Metro Expressway, dan 0,79 persen untuk Jasamarga Bali Tol. Selain jalan tol, perusahaan akan melepas bisnis yang bergerak di sektor penyediaan air, serta proyek di sektor energi.
"Jadi memang yang tidak inline dengan core kompetensi, apapun bentuknya, baik itu air, energi, maupun jalan tol,” tutur Rozi.