Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Proyek Investasi di CJIBF 2026

Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Proyek Investasi di CJIBF 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menawarkan berbagai proyek investasi kepada para investor dalam ajang Central Java Business Investment Forum (CJIBF) 2026. (dok. Pemprov Jateng)
Intinya Sih
5W1H
  • Gubernur Ahmad Luthfi membuka CJIBF 2026 di Semarang dengan menawarkan proyek investasi di sektor energi terbarukan, pertanian, pariwisata, dan pertambangan kepada investor dari berbagai negara.
  • Jawa Tengah menyiapkan 12 kawasan industri dan ekonomi khusus baru sebagai langkah kolaboratif antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk mempercepat realisasi investasi.
  • CJIBF 2026 juga menjadi wadah membangun ekosistem pelaku usaha, mendorong sinergi UMKM dengan industri besar, serta memperkuat infrastruktur logistik menuju pengembangan kawasan industri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menawarkan berbagai proyek investasi kepada para investor dalam ajang Central Java Business Investment Forum (CJIBF) 2026. Proyek tersebut di antaranya bergerak di sektor renewable energy, pertanian dan hilirisasi pangan, pariwisata hingga pertambangan.

Ajang itu secara resmi dibuka oleh Gubernur Ahmad Luthfi, Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aida S Budiman di Ballroom Hotel PO, Kota Semarang, Senin, 11 Mei 2026. Acara tersebut juga dihadiri oleh para investor dari sejumlah negara, duta besar, asosiasi pengusaha, hingga pemerintah kabupaten/kota.

1. Forum kolaboratif untuk business matching

IMG-20260511-WA0019.jpg
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menawarkan berbagai proyek investasi kepada para investor dalam ajang Central Java Business Investment Forum (CJIBF) 2026. (dok. Pemprov Jateng)

Luthfi menjelaskan CJIBF sudah dilaksanakan sebanyak sepuluh kali (berkolaborasi dengan Perwakilan BI Jawa Tengah). Acara ini digunakan untuk business matching (pertemuan bisnis), antara pengusaha dan pemerintah, mitra, dan sebagainya termasuk dengan pengelola kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus.

Ia menandaskan akan terus menggenjot sektor investasi di wilayahnya, Sebab, sektor investasi memberikan kontribusi besar dalam perekonomian daerah. Tercatat pada triwulan I 2026 realisasi investasi di Jawa Tengah sudah mencapai Rp23,02 triliun dengan serapan tenaga kerja mencapai 92 ribu orang. Sementara pada 2025, capaian investasinya mencapai Rp110 triliun. Tingginya investasi itu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah triwulan I ini 5,89 persen, di atas rata-rata nasional 5,61 persen.

“Artinya untuk meningkatkan ekonomi di wilayah kita perlu adanya forum-forum seperti ini," jelasnya.

2. Jateng siapkan 12 kawasan industri dan ekonomi khusus baru

IMG-20260511-WA0015.jpg
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menawarkan berbagai proyek investasi kepada para investor dalam ajang Central Java Business Investment Forum (CJIBF) 2026. (dok. Pemprov Jateng)

Lebih lanjut, untuk mendukung investasi, Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan sekitar 12 kawasan industri dan ekonomi khusus baru. Hal ini merupakan upaya dari collaborative government (pemerintahan kolaboratif) antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota di Jawa Tengah. "Kita siapkan 12 kawasan industri dan ekonomi khusus. Maka kita minta di-guidance (diarahkan) oleh pemerintah pusat agar bisa cepat," kata Luthfi.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi atau Wakil Kepala BKPM RI Todotua Pasaribu mengatakan, Jawa Tengah merupakan daerah yang sangat penting bagi investasi. Capaian yang diperoleh pada 2025 termasuk sangat tinggi secara nasional, termasuk pada triwulan I 2026 ini angka realisasinya juga salah satu tertinggi. "Pertumbuhan ekonomi itu sebenarnya 30 persen kontribusinya dari sektor realisasi investasi. Hari ini, CJIBF yang diinisiasi oleh Pemprov Jateng dan Bank Indonesia diharapkan bisa menjaga angka pertumbuhan realisasi investasi ini," katanya.

3. Menciptakan ekosistem pelaku usaha

IMG-20260511-WA0027.jpg
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menawarkan berbagai proyek investasi kepada para investor dalam ajang Central Java Business Investment Forum (CJIBF) 2026. (dok. Pemprov Jateng)

Apalagi, CJIBF ini tidak hanya untuk mendorong peningkatan investasi, tetapi juga bisa menciptakan ekosistem bagi pelaku usaha. Ini termasuk pertumbuhan UMKM yang dapat bersinergi dengan industri besar. Todotua juga mengapresiasi langkah Jawa Tengah yang sudah menyiapkan 12 kawasan industri dan ekonomi khusus baru. Menurut dia, memang sudah saatnya kawasan industri di Jawa Tengah diperbanyak karena luas wilayah besar dan potensi daerahnya besar.

"Strategi interline logistik ini juga kita dorong untuk pengembangan infrastruktur ke arah industri. Ini tantangan besar Jawa Tengah untuk menambah kawasan industri. Kalau ada kawasan industri, perizinan akan lebih mudah dan cepat," ujarnya. Adapun CJIBF 2026 terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan, yaitu talkshow bertema "Empowering Green and Sustainable Growth: Unlocking Investment Opportunities in Central Java's Leading Sectors", project showcasing, one on one meeting, dan kunjungan langsung (investment visit) ke lokasi proyek investasi unggulan. (WEB)

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Evan Yulian
EditorEvan Yulian
Follow Us

Related Articles

See More