Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, mendapatkan pelanggan baru memang terlihat sebagai pencapaian yang penting. Namun, pertumbuhan bisnis gak selalu ditentukan oleh seberapa banyak pelanggan baru yang berhasil diperoleh, melainkan juga seberapa banyak pelanggan lama yang tetap memilih produk atau layanan tersebut. Ketika persaingan semakin ketat, mempertahankan pelanggan dapat menjadi strategi yang lebih bernilai untuk menjaga pertumbuhan secara konsisten.
Akuisisi pelanggan memang mampu memperluas pasar dan memperkenalkan bisnis kepada lebih banyak orang. Meski begitu, terlalu fokus mengejar pelanggan baru tanpa memperhatikan pengalaman pelanggan lama dapat membuat bisnis terus mengeluarkan biaya untuk menggantikan konsumen yang pergi. Lantas, mengapa retensi layak mendapat perhatian lebih besar dalam strategi bisnis, yuk simak alasannya!
