Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ASDP Berlakukan Sterilisasi di Enam Pelabuhan, Ini Daftarnya
Arus balik Lebaran 2022 di angkutan penyeberangan. (dok. PT ASDP Indonesia Ferry)
  • ASDP menerapkan program sterilisasi secara serentak sejak 5 Agustus 2026 di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Kayangan, dan Lembar.
  • Pengendalian akses, teknologi digital, zonasi, patroli, serta pengawasan APD diperkuat; Merak memakai One Gate System, sedangkan Kayangan dan Lembar menerapkan Face Recognition.
  • ASDP menargetkan sterilisasi sebagai standar pengelolaan pelabuhan modern berkelas internasional, dengan evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, layanan, dan kelancaran konektivitas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
ASDP mulai membuat enam pelabuhan lebih rapi dan aman pada 5 Agustus 2026. Pelabuhannya Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Kayangan, dan Lembar. Ada pintu masuk khusus, kamera wajah, jalur kendaraan, dan petugas yang mengawasi. Sekarang truk di Merak bisa masuk lebih cepat. ASDP ingin semua orang di pelabuhan lebih tertib dan aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menerapkan program Sterilisasi Pelabuhan di enam pelabuhan utama mulai Rabu (5/8/2026).

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan sterilisasi pelabuhan bukan sekedar penataan kawasan, tetapi perubahan budaya operasional yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.

"Hari ini menjadi tonggak penting transformasi layanan penyeberangan nasional. Sterilisasi pelabuhan bukan sekadar penataan kawasan, melainkan perubahan budaya operasional yang memastikan setiap aktivitas di kawasan pelabuhan berlangsung secara aman, tertib, dan sesuai standar," ujar Heru dalam pernyataan resminya di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

1. Enam pelabuhan resmi menerapkan sistem sterilisasi

Rute penyeberangan Ketapang-Gilimanuk yang sempat mengular. (IDN Times/Dok Gapasdap)

Program sterilisasi mulai diberlakukan secara serentak di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Kayangan, dan Lembar.

"Implementasi ini merupakan lanjutan dari masa uji coba (soft launching) yang dimulai pada 20 Juli 2026 setelah melalui penyempurnaan mekanisme operasional, sosialisasi kepada pengguna jasa, serta koordinasi dengan regulator dan seluruh pemangku kepentingan," jelasnya.

Pada hari pertama penerapan, pengendalian kawasan dilakukan melalui pengaturan akses yang lebih tertib, pemanfaatan teknologi digital, penataan aktivitas di area pelabuhan, serta penguatan pengawasan.

Di Pelabuhan Merak, ASDP menerapkan One Gate System (OGS) dan Automatic Gate System yang memangkas waktu layanan truk dari sekitar 10–15 menit menjadi hanya 1–2 menit. Sementara di Bakauheni, implementasi diperkuat melalui penataan jalur kendaraan, pembangunan kantong parkir roda dua, penyempurnaan rambu, serta optimalisasi sistem pengendalian akses.

2. Teknologi dan pengawasan diperkuat di seluruh pelabuhan 

Enam pelabuhan ASDP resmi terapkan standar baru keselamatan nasional. (Dok/Istimewa).

Pada lintasan Ketapang–Gilimanuk, implementasi difokuskan pada peningkatan kepatuhan operasional melalui sosialisasi kepada stakeholder, patroli gabungan, pengawasan penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga penerapan sistem zonasi sehingga area operasional hanya dapat diakses petugas yang berwenang.

Sementara di Pelabuhan Kayangan dan Lembar, ASDP mulai menerapkan sistem pengendalian akses berbasis Face Recognition.

Implementasi juga ditandai dengan penyematan APD kepada perwakilan stakeholder sebagai simbol komitmen membangun budaya kerja yang lebih disiplin, aman, dan profesional.

3. ASDP bidik standar pelabuhan berkelas internasional

Enam pelabuhan ASDP resmi terapkan standar baru keselamatan nasional. (Dok/Istimewa).

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan implementasi ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dan akan terus dievaluasi agar manfaatnya semakin dirasakan oleh pengguna jasa.

"Melalui implementasi di enam pelabuhan utama, ASDP menargetkan sterilisasi menjadi standar baru pengelolaan pelabuhan penyeberangan yang lebih modern, aman, dan selaras dengan praktik pengelolaan pelabuhan berstandar internasional," jelasnya.

Ia menambahkan, transformasi tersebut juga diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi penyeberangan Indonesia sekaligus mendukung konektivitas nasional yang lebih andal dan berkelanjutan

Pengamat transportasi Universitas Katolik Soegijapranata, Djoko Setijowarno, menilai sterilisasi pelabuhan merupakan langkah strategis yang tidak lagi dapat ditunda sebagai bagian dari modernisasi transportasi penyeberangan nasional. 

"Kebijakan ini akan memperkuat aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas layanan, sekaligus meningkatkan kelancaran arus logistik maupun mobilitas masyarakat melalui operasional yang lebih tertib dan efisien. Selain itu, kesiapan infrastruktur serta sinergi seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar implementasi berjalan konsisten dengan tetap memperhatikan aspek sosial masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem pelabuhan," ujarnya.

 

Editorial Team

Related Article