Harga bahan baku tidak selalu stabil. Perubahan harga komoditas, nilai tukar, biaya logistik, hingga kondisi pasokan dapat membuat biaya produksi perusahaan naik atau turun dalam waktu tertentu. Jika tidak dikelola dengan baik, perubahan tersebut dapat menekan margin keuntungan dan membuat harga jual sulit dipertahankan.
Karena itu, perusahaan biasanya tidak hanya menunggu harga bahan baku kembali normal. Ada berbagai strategi yang dapat digunakan untuk mengurangi dampak fluktuasi, mulai dari membuat kontrak dengan pemasok hingga menyesuaikan harga produk. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan perusahaan.
