Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bahlil Minta Waktu Sebulan Finalkan Proyek DME Pengganti LPG

Bahlil Minta Waktu Sebulan Finalkan Proyek DME Pengganti LPG
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya sih...
  • Presiden Prabowo tekankan kedaulatan energi di program 2026: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan, arahan Presiden Prabowo Subianto menekankan agar program pemerintah pada 2026 difokuskan pada agenda kedaulatan energi sebagai salah satu prioritas utama.
  • Pemerintah siapkan 18 proyek hilirisasi: Pemerintah menyiapkan enam agenda peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek hilirisasi pada Januari 2026. Target penyelesaian sekitar 18 proyek hilirisasi hingga Februari dan Maret tahun ini.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, masih membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk mematangkan detail proyek dimethyl ether (DME).

Proyek hilirisasi energi yang akan menggantikan liquefied petroleum gas (LPG) itu direncanakan masuk dalam agenda hilirisasi di bawah pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Bahlil menyampaikan, pembahasan rinci proyek tersebut akan diselesaikan bersama Chief Executive Officer BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani.

"Kasih kami waktu satu bulan lagi untuk mendetailkan ya. Saya sama Pak Rosan nanti akan menyelesaikan dalam waktu satu bulan," kata dia kepada jurnalis di Hambalang, Bogor, dikutip Rabu (7/1/2026).

1. Prabowo tekankan kedaulatan energi di program 2026

Bahlil Minta Waktu Sebulan Finalkan Proyek DME Pengganti LPG
Presiden Prabowo memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025. (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Bahlil menjelaskan, arahan Presiden Prabowo Subianto menekankan agar program pemerintah pada 2026 difokuskan pada agenda kedaulatan energi sebagai salah satu prioritas utama.

"Arahan Bapak Presiden terkait dengan fokus pada program-program 2026 yang mana program-program pro kerakyatan. Kemudian KPI-KPI (indikator kinerja utama) menyangkut kedaulatan energi," ujarnya.

2. Pemerintah siapkan 18 proyek hilirisasi

Bahlil Minta Waktu Sebulan Finalkan Proyek DME Pengganti LPG
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyerahkan dokumen prastudi kelayakan proyek hilirisasi kepada Danantara pada Selasa (22/7/2025). (IDN Times/Trio Hamdani)

Pemerintah menyiapkan enam agenda peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek hilirisasi pada Januari 2026. Itu merupakan bagian dari target penyelesaian sekitar 18 proyek hilirisasi yang dijadwalkan berlanjut hingga Februari dan Maret tahun ini.

"Rencananya akan ada di bulan Januari, ada enam groundbreaking dari program hilirisasi yang kemudian nanti dilanjutkan di bulan Februari dan di bulan Maret untuk menyelesaikan kurang lebih 18 program hilirisasi yang sudah kita sepakati," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

3. Hilirisasi energi lewat pembangunan DME

Bahlil Minta Waktu Sebulan Finalkan Proyek DME Pengganti LPG
ilustrasi gas metana (pixabay.com/Gerd Altmann)

Selain pengolahan sampah menjadi energi, pemerintah juga menyiapkan sejumlah proyek hilirisasi di sektor energi. Prasetyo menyebutkan, salah satu fokusnya adalah pembangunan beberapa titik DME.

"Beberapa program yang berkenaan dengan energi, pembangunan beberapa titik DME," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Harga Emas Turun Rp14 Ribu Hari Ini, Mau Investasi?

08 Jan 2026, 10:37 WIBBusiness