Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Beda Selera Tipe Influencer yang Digemari Millennial dan Gen Z

ilustrasi kreator konten (pexels.com/Alena Darmel)
ilustrasi kreator konten (pexels.com/Alena Darmel)
Intinya sih...
  • Millennial lebih suka financialfluencers untuk wawasan keuangan dan politik, dengan tingkat kepercayaan 33 persen.
  • Gen Z memilih influencer gaya hidup, mode, dan identitas, dengan tingkat kepercayaan yang sama besarnya yaitu 33 persen.
  • Pemengaruh harus beradaptasi untuk melayani kebutuhan paling mendesak dari audiensnya, yakni generasi Millennial mencari kejelasan dan pengoptimalan, sedangkan Gen Z mencari ekspresi dan penyelarasan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Seiring berkembangnya ekonomi digital, demikian pula cara generasi muda mencari pengetahuan, bimbingan, dan inspirasi. Hal itu terungkap dalam riset Indonesia Millennial and Gen Z Report (IMGR) 2026 yang dirilis bersamaan dengan gelara Indonesia Summit 2025, Rabu (27/8/2025).

Saat ini, baik Millennial maupun Gen Z melaporkan tingkat kepercayaan yang sama (33 persen) terhadap kreator konten. Namun, jenis konten yang mereka sukai mencerminkan konteks kehidupan berbeda.

1. Tipe pemengaruh yang dicari oleh Millennial

Sesi talkshow di acara bluAcademy TGIF! bersama William Sudhana (financial influencer) dan Edwin Tirta (SVP - Head of Digital Business BCA Digital) di The Plaza, IDN HQ, Jakarta (30/1/25) (Dok. IDN Times)
Sesi talkshow di acara bluAcademy TGIF! bersama William Sudhana (financial influencer) dan Edwin Tirta (SVP - Head of Digital Business BCA Digital) di The Plaza, IDN HQ, Jakarta (30/1/25) (Dok. IDN Times)

Millennial sering kali beralih ke financialfluencers alias pemengaruh finansial untuk mendapatkan wawasan tentang keuangan dan politik. Dua topik yang mencerminkan prioritas hidup mereka saat ini seperti membangun aset, mengelola keluarga berencana, mengelola utang, atau mempersiapkan stabilitas jangka panjang.

Bagi Millennial, pemengaruh berfungsi sebagai pemandu strategis yang dianggap bisa menerjemahkan sistem kompleks menjadi pengetahuan yang dapat ditindaklanjuti untuk mendukung pertumbuhan dalam ekonomi yang semakin berisiko tinggi.

Kepercayaan Millennial terhadap pemengaruh keuangan dan politik adalah sebesar 33 persen, sedangkan Gen Z hanya 15 persen.

2. Tipe pemengaruh yang dicari oleh Gen Z

ilustrasi influencer (pexels.com/Liza Summer)
ilustrasi influencer (pexels.com/Liza Summer)

Di sisi lain, Gen Z menaruh kepercayaan sama besarnya dengan Millennial (33 persen) kepada influencer yang berfokus pada gaya hidup, mode, dan identitas.

Jauh dari kesan dangkal, kepercayaan ini mencerminkan bagaimana Gen Z membuat keputusan yang bermakna tentang di mana dan bagaimana mereka membelanjakan uangnya. Baik itu memilih merek yang berkelanjutan, menciptakan gaya pribadi, atau mendukung kreator yang sejalan dengan nilai-nilai mereka, Gen Z menggunakan pengaruh untuk menavigasi dimensi emosional, sosial, dan etika kehidupan modern.

Pengeluaran mereka selaras dengan cara yang lebih ekspresif, terarah, dan berorientasi pada identitas. Adapun tingkat kepercayaan Millennial terhadap pemengaruh yang digemari Gen Z hanya 18 persen.

3. Pemengaruh hadirkan yang diinginkan audiensnya

ilustrasi influencer (pexels.com/Ivan Samkov)
ilustrasi influencer (pexels.com/Ivan Samkov)

Alih-alih sebuah perpecahan, perbedaan generasi ini mengungkapkan fleksibilitas dan kekuatan pengaruh seorang kreator, yakni pengaruh tersebut beradaptasi untuk melayani kebutuhan paling mendesak dari audiensnya. Generasi Millennial mencari kejelasan dan pengoptimalan, sedangkan Gen Z mencari ekspresi dan penyelarasan.

Dalam kedua kasus tersebut, pemengaruh memberdayakan individu untuk membuat pilihan yang disengaja dan berdasarkan informasi—dengan cara mereka sendiri.

Indonesia Summit 2025 merupakan sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Indonesia Summit 2025 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan pejabat pemerintah, pemimpin BUMN, pemimpin bisnis, dan pihak swasta.

Acara ini memiliki tiga event pillars, yaitu conference, festival, community activity, dan akan dihadiri 5.000 Millennial dan Gen Z. Indonesia Summit 2025 diadakan pada 27 - 28 Agustus 2025 di The Tribrata, Hotel & Convention Center Dharmawangsa Jakarta Selatan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us