Begini Modus Penggelapan Uang yang Bikin Perusahaan Rugi

- Penggelapan dana terjadi saat seseorang menyalahgunakan jabatan atau kepercayaan untuk mengambil aset perusahaan, sering disamarkan lewat faktur fiktif atau kerja sama dengan pihak luar.
- Tidak hanya uang tunai, aset kantor seperti kendaraan dan perangkat kerja juga sering digelapkan, bahkan melibatkan skema Ponzi di level pemerintahan.
- Perusahaan disarankan memperketat rekrutmen, rutin audit mendadak, serta menyediakan kanal pengaduan rahasia demi mencegah kerugian akibat penggelapan internal.
Jakarta, IDN Times - Penggelapan atau yang sering disebut kejahatan kerah putih bukan sekadar soal pencurian biasa. Ini adalah tindakan menyalahgunakan jabatan atau kepercayaan untuk mengambil aset yang seharusnya dikelola secara jujur.
Pelaku biasanya punya akses resmi ke uang atau barang tersebut, tapi malah diam-diam membelokkannya untuk kepentingan pribadi. Modusnya beragam, mulai dari nota palsu sampai skema investasi bodong yang rumit. Intinya, ini adalah pengkhianatan kepercayaan yang bisa berujung ke penjara.
1. Pakai faktur fiktif dan kerja sama orang dalam

Dilansir Investopedia, penyalahgunaan dana ini sering kali disamarkan dengan sangat rapi agar terlihat seperti transaksi bisnis yang sah. Misalnya, pelaku memanipulasi laporan pengeluaran kantor atau penggantian biaya (reimbursement) sehingga audit tidak curiga sejak awal.
Ada juga modus di mana pelaku bekerja sama dengan pihak luar yang menyamar jadi kontraktor atau konsultan. Mereka mengirim tagihan dan menerima bayaran, padahal pekerjaan yang ditagih itu tidak pernah ada. Skalanya pun beragam, dari pegawai yang mencuri uang kas kecil hingga bos besar yang menilap jutaan dolar. Semuanya tetap kena ancaman denda dan bui.
2. Bukan cuma uang tapi aset kantor pun bisa jadi sasaran

Penggelapan tidak melulu soal uang tunai. Barang-barang seperti mobil perusahaan, ponsel, hingga laptop kantor yang dibawa pulang untuk kepentingan pribadi juga termasuk kategori ini. Di level pemerintahan, penggelapan sering terjadi lewat potongan dana proyek daerah atau nasional.
Bahkan, ada yang menggabungkannya dengan skema Ponzi untuk memutar uang investor baru demi menutupi kecurangan lama. Meski tidak pakai kekerasan, hukumannya bisa sangat lama karena dianggap merusak sistem kepercayaan dalam organisasi.
3. Cara perusahaan menangkal tikus kantor

Setiap tahunnya, kasus pencurian dan penggelapan ini merugikan dunia usaha hingga 534 miliar dolar AS. Untuk mencegahnya, perusahaan disarankan lebih selektif saat merekrut karyawan, tidak hanya cek latar belakang tapi juga melihat karakter lewat tes kepribadian.
Langkah lain yang ampuh adalah melakukan audit dadakan secara rutin dan menyediakan layanan pengaduan rahasia bagi karyawan yang mencium bau busuk di kantor. Menciptakan budaya kerja yang jujur dan tegas terhadap pelanggaran sangat penting agar perusahaan tidak hancur dari dalam.


















