Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Beli Beras SPHP Kini Bisa Lebih Banyak, Maksimal 5 Karung

Beras SPHP Bulog. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Beras SPHP Bulog. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Intinya sih...
  • Pembelian beras SPHP tak lagi dibatasi 2 karung, kini bisa 5 karung
  • Permintaan masyarakat tinggi, Bulog memiliki cadangan beras pemerintah yang cukup
  • Distribusi beras SPHP dibatasi pada wilayah sentra produksi untuk menjaga harga gabah petani dan akan tersedia di Koperasi Desa Merah Putih bulan depan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Aturan pembatasan pembelian beras SPHP Bulog maksimum 2 karung akan dicabut.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, masyarakat bisa membeli beras SPHP lebih dari dua karung, dengan batas maksimum lima karung.

“Jadi sekarang tidak dibatasi dua pak lagi, tapi boleh jadi lima pak, seperti itu,” kata Rizal di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

1. Permintaan masyarakat tinggi

IMG_7064.jpeg
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Rizal mengatakan, permintaan masyarakat atas beras SPHP sangat tinggi. Di sisi lain, Bulog punya cadangan beras pemerintah (CBP) yang cukup untuk memenuhi permintaan itu.

“Sudah siap kita, nggak ada masalah, kan memang sudah tergelar semuanya,” ujar Rizal.

2. Bulog pastikan distribusi beras SPHP dibatasi pada wilayah sentra produksi

Seseorang menyusun karungan beras SPHP kemasan 5 kg dalam kegiatan gerakan pangan murah yang dilaksanakan di Gudang Bulog Jakarta, Senin (1/4/2024). ANTARA/Harianto
Seseorang menyusun karungan beras SPHP kemasan 5 kg dalam kegiatan gerakan pangan murah yang dilaksanakan di Gudang Bulog Jakarta, Senin (1/4/2024). ANTARA/Harianto

Rizal mengatakan, pihaknya akan membatasi distribusi beras SPHP pada wilayah-wilayah yang menjadi sentra produksi beras. Hal itu dilakukan agar harga gabah di tingkat petani tidak anjlok, mengingat sebentar lagi memasuki musim panen raya.

“Namun, khusus di daerah-daerah sentra produksi pangan, nanti volumenya dikurangi. Tapi untuk di luar daerah sentra-sentra produksi pangan normal, ya seperti biasa,” tutur Rizal.

“SPHP ini nanti pada saat sentra produksi pangan panen, itu kita kecilkan, kayak kecilkan volume saja gitu. Nanti begitu musim tanam lagi kan, kita gedein lagi volumenya,” sambung dia.

3. Beras SPHP bakal tersedia di Koperasi Desa Merah Putih bulan depan

PHOTO-2025-07-20-12-31-18.jpeg
Holding BUMN Pangan ID Food menjadi pemasok produk pangan pokok untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). (dok. ID Food)

Bulog juga mengupayakan distribusi beras SPHP ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Saat ini, ada kendara di KDMP yang berkaitan dengan modal. Namun, targetnya bulan depan KDMP sudah bisa menjadi penyedia beras SPHP.

“Ya mungkin dalam waktu dekat, Februari ini sudah ada kepastian, sudah ada turun dukungan anggaran, maupun undang-undangan, dan lain sebagainya,” kata Rizal.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Business

See More

12 Perusahaan yang Pernah Bangkrut tapi Bangkit dan Sukses

21 Jan 2026, 21:00 WIBBusiness