Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi lintas negara yang menggunakan mata uang lokal atau local currency transaction (LCT) antara Indonesia dan Jepang telah mencapai 5,1 miliar dolar AS atau setara Rp83,13 triliun hingga Juli 2025. Capaian ini menempatkan Jepang sebagai mitra LCT terbesar kedua Indonesia setelah China.
Hal ini disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam acara High Level Campaign LCT & Launching QRIS Cross Border Indonesia-Jepang yang digelar di Jakarta, Senin (21/5/2025).
"Sebesar 1,5 miliar dolar AS. Kita menggunakan transaksi lintas batas bilateral langsung antara rupiah dan yen. Terima kasih rekan-rekan Apoointed Cross Cureency Dealer (ACCD) yang telah membuka rekening rupiah-yen lintas batas," ujarnya.