Bocoran Pengusaha usai Diskusi 3 Jam dengan Prabowo di Hambalang

- Pengusaha beri masukan ke Prabowo
- Prabowo ingatkan sinergi pemerintah dan pengusaha
- Prabowo minta pengusaha buka lapangan kerja, khususnya industri padat karya
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengundang belasan pengusaha untuk berdiskusi di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Senin (9/2/2026). Pengusaha yang diundang ialah yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).
Beberapa pengusaha yang terlihat hadir, ada Sofjan Wanandi, Sudhamek Agoeng Waspodo, Soenjoto, Suryadi Sasmita, Haryanto Adikoesoemo, Mucki Tan, Harijanto, Johny Darmawan, Shinta W. Kamdani, Sanny Iskandar, Eddy Hussy, Soegianto Nagaria, Lindrawati Widjojo, Hendra Widjaja, Budiarsa Sastrawinata, Ronald Walla, Adhi Lukman, Raymond Gunawan, Dedy Rochimat, Kris Adidarma, Leo Julianto Sutedja, dan Harry Lukminto.
Ketua Apindo, Shinta Kamdani mengatakan, diskusi berlangsung selama tiga jam.
“Kita bicara tiga jam, segala macam. Tapi prinsipnya bagus, ada keterbukaan. Saya sangat apresiasi Presiden mengajak kita untuk bisa berkomunikasi dengan beliau, dan mendengarkan,” kata Shinta di Hotel St. Regis, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Table of Content
1. Pengusaha beri masukan ke Prabowo

Komunikasi berlangsung secara dua arah. Shinta mengatakan, Apindo berkesempatan memberikan sejumlah masukan, terutama terkait kinerja sektor riil di Indonesia.
“Jadi kita juga mendengarkan, tapi kita juga bisa memberikan masukan. Ini adalah kesempatan yang luar biasa kita dari Apindo sebagai perwakilan dari semua sektor riil. Jadi sektor riil ini adalah kuncinya di lapangan,” tutur Shinta.
2. Prabowo ingatkan sinergi pemerintah dan pengusaha

Dalam kesempatan itu, para pengusaha juga diingatkan Prabowo untuk terus menjaga konsep Indonesia Incorporated, yakni sinergi pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keuangan untuk memperkuat ekonomi nasional.
“Presiden juga ingin mendengar apa yang terjadi di lapangan. Jadi ini masukan masukan dari banyak sektor dan juga kuncinya adalah kita sama-sama memiliki PR untuk Indonesia yang selalu dingatkan Indonesia Incorporated,” tutur Shinta.
Lalu, Prabowo juga menekankan penciptaan lapangan kerja, dengan berbagai kebijakan yang sudah dilakukan pemerintah.
“PR (pekerjaan rumah) kita adalah bagaimana menciptakan lapangan kerja, bagaimana kita bisa pertumbuhan ekonomi yang telah ditargetkan pemerintah. ini lebih eksekusi, dan kita sudah tahu (masalahnya), bottlenecking deregulasi apa yang telah kita sampaikan apa kuncinya agar ini terwujud,” kata Shinta.
3. Prabowo minta pengusaha buka lapangan kerja, khususnya industri padat karya

Adapun momen pertemuan Prabowo dengan pengusaha itu diunggah di akun Instagram @presidenrepublikindonesia. Pada pertemuan itu, Prabowo mendorong penciptaan lapangan kerja, khususnya pada industri padat karya.
“Dalam pertemuan tersebut, Presiden mengajak para pengusaha untuk bersama-sama menciptakan lapangan kerja di berbagai sektor, mulai dari industri tekstil, garmen, dan alas kaki, hingga mebel serta makanan dan minuman," tulis akun @presidenrepublikindonesia
















