Menjalankan startup gak cuma soal memiliki ide bisnis yang menarik dan produk yang mampu mencuri perhatian pasar. Di balik pertumbuhan yang terlihat cepat, ada berbagai biaya yang terus berjalan setiap bulan, mulai dari gaji karyawan, operasional, pemasaran, sampai pengembangan produk. Jika pengeluaran tersebut gak dipahami dengan baik, bisnis dapat mengalami masalah arus kas meskipun memiliki potensi pertumbuhan yang besar.
Salah satu istilah penting yang perlu dipahami oleh pendiri bisnis adalah burn rate. Sederhananya, istilah ini menggambarkan seberapa cepat sebuah startup menghabiskan dana untuk menjalankan operasional sebelum menghasilkan arus kas positif. Karena itu, memahami burn rate dapat membantu pendiri mengambil keputusan finansial yang lebih realistis dan menjaga bisnis tetap bertahan, yuk pahami cara mengelolanya bersama.
