Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Daftar dan Profil Komisaris PT DSI: Ada Bos Freeport-Wakil Ketua DEN

Daftar dan Profil Komisaris PT DSI: Ada Bos Freeport-Wakil Ketua DEN
PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI resmi memperkenalkan jajaran Komisaris dan Direksi (IDN Times / Vadhia Lidyana)
  • PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), BUMN eksportir tunggal komoditas SDA strategis, kini diawasi empat komisaris dari latar belakang pertahanan, investasi, pertambangan, dan ekonomi.
  • Cipung Noer ditunjuk sebagai Presiden Komisaris dengan pengalaman industri pertahanan dan kedirgantaraan; Harold Tjiptadjaja menjadi komisaris berbekal lebih dari 25 tahun di investasi dan keuangan.
  • Komisaris lainnya adalah Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas serta Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu, yang memiliki rekam jejak panjang di pertambangan, perdagangan, ekonomi, dan kerja sama internasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI telah memiliki jajaran Dewan Komisaris. BUMN eksportir tunggal komoditas sumber daya alam (SDA) strategis itu diawasi oleh empat orang komisaris dari berbagai latar belakang.

M. Syaifurrahman Noer (Cipung Noer) yang merupakan Presiden Komisaris PT Indonesia Defense Security and Technology (IDST) ditunjuk sebagai Presiden Komisaris.

Mantan Managing Director Mandiri Sekuritas, Harold Tjiptadjaja ditunjuk sebagai Komisaris. Kemudian, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (Persero) ditunjuk sebagai Komisaris, begitu juga Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Mari Elka Pangestu.

Berikut profil jajaran Komisaris PT DSI.

  1. 1. Cipung Noer - Presiden Komisaris

    a6b9bc3e-5ffc-4f94-8850-e2b1975924d2.jpeg
    Muhammad Syaifurrahman Noer alias Cipung Noer ditunjuk sebagai Presiden Komisaris PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI. (IDN Times/Uni Lubis)

    Cipung Noer tercatat memiliki sepak terjang panjang dalam industri pertahanan. Dia memiliki pengalaman sebagai Senior Aerospace & Defense Leader.

    Kemudian, dia pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Indonesian Defense Security and Technology (IDST) sejak 2021. IDST adalah perusahaan yang bergerak di industri pertahanan. IDST pernah meneken perjanjian kerja sama dengan PT Pindad untuk membangun pabrik amunisi.

    Cipung Noer juga punya pengalaman sebagai Presiden IPTN North America yang berbasis di Seattle, Amerika Serikat (AS). IPTN North America adalah anak usaha dari PT Dirgantara Indonesia (PTDI) yang didirikan secara resmi di Negara Bagian Washington, AS. IPTN North America Inc adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan suku cadang dan jasa kedirgantaraan.

    Dia juga pernah berkarier sebagai Production Development Engineer di Madrid, Spanyol.

    Cipung Noer adalah lulusan Sarjana Teknik di Institut Teknologi Surabaya (ITS) pada 1969. Dia juga merupakan pendiri dari Politeknik Negeri Madura (POLTERA).

  2. 2. Harold Tjiptadjaja - Komisaris

    2d2fecba-6fc5-4176-994f-7136fa4d95c7.jpeg
    Harold Tjiptadjaja ditunjuk sebagai Presiden Komisaris PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI. (IDN Times/Uni Lubis)

    Harold Tjiptadjaja memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun dalam bidang investasi swasta dan publik, merger dan akuisisi, project finance, dan restrukturisasi perusahaan. Dia adalah Senior Director Unit/Transaction & Strategy Support di Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

    Dia memiliki sepak terjang sebagai Managing Director Investment Banking PT Mandiri Sekuritas (Mansek) selama 5 tahun, yaitu sejak Februari 2020 sampai Mei 2025.

    Harold juga pernah menjabat sebagai Chief Investment Officer (CIO) & Managing Director Indonesia Infrastructure Finance (IIF) periode 2011-2020. Harold memiliki gelar akademis Master of Science in Financial Economics dari Erasmus University Rotterdam, Belanda.

  3. 3. Tony Wenas - Komisaris

    AGS_7158 copy.jpg
    Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas dalam acara Indonesia Summit 2025. (Dok. IDN Times)

    Tony Wenas, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) ditunjuk menjadi Komisaris PT DSI. Dia telah memimpin Freeport Indonesia sejak Desember 2018, atau sudah selama lebih dari 7 tahun.

    Berikut riwayat perjalanan karier Tony Wenas:

    • Department Contract Administrator di Atlantic Richfield Indonesia Inc. (ARCO) (1989-1991)
    • Pro Manager & Special Assistant to BOD di PT Bank Merincorp (1991-1993)
    • Corporate Legal Manager di PT Bakrie Communications Corporations (1994-1999)
    • Senior Manager Legal di PT Pasifik Satelit Nusantara (1999-2001)
    • Wakil Presiden Eksekutif & Direktur di PT Freeport Indonesia (2001 -2010)
    • Presiden & CEO di PT Vale Indonesia Tbk (2010-2011)
    • Presiden Komisaris di PT Riau Andalan Pulp and Paper (2011-2012)
    • Executive General Manager & Country Head - Indonesia di Intrepid Mines Limited (2012-2014)
    • Presiden PT Berkat Resources Indonesia (2014-2015)
    • Managing Director di Asia Pacific Resources International Limited (APRIL Group) (2015-2017)
    • Presiden Direktur di PT Riau Andalan Pulp & Paper (2015-2017)
    • Komisaris di PT Riau Andalan Pulp & Paper (2017-2018)
    • Direktur, Wakil Presiden Eksekutif di PT Freeport Indonesia (2017-2018)
    • Presiden Direktur di PT Freeport Indonesia (2018-sekarang).

    Tony lahir di Jakarta pada 8 April 1962. Jauh sebelum berkecimpung dalam dunia pertambangan, Tony merupakan salah satu alumni Kolese Kanisius, Jakarta Pusat. Dia merupakan lulusan terbaik Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) tahun 1985.

  4. 4. Mari Elka Pangestu - Komisaris

    Mari Elka Pangestu dalam acara SAT 2026.
    Mari Elka Pangestu dalam acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)

    Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral, Mari Elka Pangestu juga ditunjuk menjadi Komisaris PT DSI.

    Mari merupakan putri dari J.J. Panglaykim, seorang ekonom terkenal di Indonesia. Perempuan kelahiran Jakarta, 23 Oktober 1956 itu memperoleh gelar Sarjana dan Master of Economics dari the Australian National University, Australia. Pada 1986, Mari meraih gelar PhD dalam bidang Perdagangan Internasional, Keuangan, dan Ekonomi Moneter dari Universitas California, Davis, Amerika Serikat.

    Pada era pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mari diberikan amanah menjadi Menteri Perdagangan (2004-2011), dan kemudian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2011-2014).

    Sebelum menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Mari telah lama aktif dalam berbagai forum perdagangan seperti Dewan Kerja Sama Ekonomi Pasifik (PECC), Forum Ekonomi Dunia Davos (termasuk di berbagai Dewan Agenda Global), Forum Boao China untuk Asia, Panel Ekonom Asia, dan forum kepemimpinan internasional lainnya. Mari Elka pernah bertugas di berbagai dewan perusahaan seperti Astra International.

    Pada 9 Januari 2020, Bank Dunia mengumumkan Mari Elka ditunjuk sebagai Pelaksana, Kebijakan dan Kemitraan Pembangunan. Bank Dunia menganggapnya sangat dihormati sebagai pakar internasional untuk berbagai masalah global. Kala itu, Mari juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas International Food Policy Research Institute (IFPRI) di Washington D.C, dan juga aktif sebagai Penasihat Komisi Global untuk Geopolitik Transformasi Energi International Renewable Energy Agency (IRENA) di Abu Dhabi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More