Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Chatib Basri Ingatkan Prabowo Dampak Pelemahan Rupiah ke Masyarakat
Anggota Dewan Ekonomi Nasional Chatib Basri (IDN Times/Muhammad Ilman Nafian)
  • Chatib Basri bersama anggota DEN melaporkan kondisi ekonomi terkini kepada Presiden Prabowo, termasuk pembahasan situasi makro dan perkembangan nilai tukar rupiah.
  • DEN menyoroti risiko kenaikan harga barang akibat pelemahan rupiah yang dapat menekan daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah bawah.
  • Chatib menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui efisiensi anggaran dan pelaksanaan program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Chatib Basri melaporkan sejumlah perkembangan kondisi ekonomi terkini kepada Presiden Prabowo Subianto saat pertemuan di Istana Kepresidenan, Selasa (9/6/2026).

Chatib menghadap Prabowo bersama Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan, Anggota Dewan Ekonomi Nasional sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN Septian Hario Seto, dan Anggota DEN Firman Hidayat.

"Tadi kami juga membahas tentunya perkembangan situasi terakhir, situasi makro yang berkaitan dengan kondisi sekarang," kata Chatib kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

1. DEN ingatkan risiko kenaikan harga akibat pelemahan rupiah

ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)

Dalam pertemuan tersebut, Chatib turut menyampaikan salah satu isu yang perlu mendapat perhatian pemerintah, yakni potensi kenaikan harga barang yang dapat dipicu oleh pelemahan nilai tukar rupiah.

"Kami juga menyampaikan bahwa salah satu isu penting yang harus diperhatikan itu adalah kemungkinan mengenai risiko kenaikan harga-harga yang bisa terjadi akibat dari pelemahan rupiah," paparnya.

2. Dampak terbesar dinilai dirasakan kelompok menengah bawah

Ilustrasi Harga Naik (IDN Times/Arief Rahmat)

Dia juga menyampaikan kenaikan harga berpotensi memberikan tekanan yang lebih besar kepada kelompok masyarakat menengah bawah. Karena itu, pemerintah perlu memperkuat kepercayaan dan keyakinan publik terhadap kebijakan yang dijalankan.

"Ini tentu akan berdampak kepada kelompok menengah bawah dan apa yang harus dilakukan termasuk juga untuk menumbuhkan masalah confidence masalah trust kepada pemerintah," ujar dia.

3. Efisiensi anggaran perlu dilakukan termasuk MBG

Ilustrasi isian sekotak menu MBG siswa SD di Kecamatan Sukawati, Gianyar saat libur semester. (IDN Times/Yuko Utami)

Chatib menambahkan, upaya untuk memperkuat kepercayaan terhadap pemerintah dapat dilakukan melalui berbagai langkah, termasuk efisiensi anggaran, mencakup pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Salah satunya adalah langkah-langkah yang dilakukan di dalam efisiensi anggaran termasuk salah satu di antaranya di dalam kaitan dengan MBG," kata dia.

Editorial Team

Related Article