Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Daftar Negara dengan Tarif Listrik Termahal dan Termurah di Dunia
Ilustrasi tarif listrik | IDN Times
  • Tarif listrik dunia sangat bervariasi tergantung kebijakan energi, subsidi, dan ketersediaan sumber daya; negara Eropa umumnya membayar tarif tertinggi karena pajak dan biaya energi hijau.
  • Negara kaya energi seperti Iran, Qatar, dan Arab Saudi menikmati tarif listrik murah berkat subsidi pemerintah serta akses bahan bakar domestik berbiaya rendah.
  • Bermuda, Irlandia, dan Italia tercatat memiliki tarif listrik termahal di dunia, sedangkan Indonesia berada di posisi ke-98 dengan rata-rata Rp1.620 per kWh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Tarif listrik ditentukan oleh faktor yang bervariasi di setiap negara. Misalnya, kebijakan energi, stok bahan bakar, pajak, infratsruktur dan lainnya.

Mengutip Visual Capitalist dengan merujuk data GlobalPetrolPrice, daftar negara dengan rata-rata tarif listrik rumah tangga periode 2023 hingga 2026, menunjukkan perbedaan mencolok antara negara yang memberikan subsidi atau memiliki sumber energi melimpah, dengan negara tanpa subsidi dan sumber terbatas.

Negara-negara di kawasan Eropa membayar tarif listrik rumah tangga tertinggi di dunia. Hal ini terjadi karena tagihan listrik di negara Eropa mencakup pajak, pungutan lingkungan, biaya tambahan untuk energi hijau, dan pemeliharaan jaringan listrik.

Selain Eropa, negara kepulauan seperti Bermuda, Kepulauan Cayman, Bahama, Barbados, dan Cape Varde juga masuk dalam daftar negara dengan tarif listrik termahal di dunia lantaran banyak negara kepulauan harus mengimpor energi untuk listrik. Biaya transportasi, jumlah pelanggan sedikit, dan skala ekonomi yang terbatas mempengaruhi tingginya tagihan listrik, membuat rumah tangga lebih rentan terhadap fluktuasi harga energi global.

1. Subsidi membuat tarif listrik lebih murah di negara kaya energi

ilustrasi tarif listrik per KWH (pexels.com/Johannes Plenio)

Banyak negara dengan sumber daya fosil yang melimpah mematok tarif listrik sangat murah. Iran menjadi negara dengan tarif listrik rumah tangga termurah di dunia, hanya 0,003 dolar AS atau setara Rp53 (kurs Rp17.804) per kWh.

Dalam banyak kasus, subsidi pemerintah membantu menjaga listrik tetap terjangkau bagi rumah tangga. Negara penghasil energi seperti Qatar, Kuwait, Arab Saudi, dan Aljazair juga mendapat keuntungan dari akses bahan bakar domestik berbiaya rendah, sehingga tarif listrik rumah tangganya jauh lebih murah dibandingkan Eropa.

2. Daftar negara dengan dengan tarif listrik termahal di dunia

Kota Potenza, Italia (commons.wikimedia.org/Robespierre)

Berikut 10 negara dengan tarif listrik termahal di dunia:

  1. Bermuda 0,466 dolar AS atau Rp8.297 per kWh

  2. Irlandia 0,447 dolar AS atau Rp8.493 per kWh

  3. Italia 0,415 dolar AS atau Rp7.389 per kW

  4. Kepulauan Cayman 0,411 dolar AS atau Rp7.317 per kWh

  5. Jerman 0,406 dolar AS atau Rp7.228 per kWh

  6. Belgia 0,404 dolar AS atau Rp7.193 per kWh

  7. Inggris Raya 0,404 dolar AS atau Rp7.193 per kWh

  8. Liechtenstein 0,402 dolar AS atau Rp7.157 per kWh

  9. Swiss 0,366 dolar AS atau Rp6.526 per kWh

  10. Denmark 0,361 dolar AS atau Rp6.427 per kWh

3. Daftar negara dengan tarif listrik termurah

ilustrasi negara Iran (unsplash.com/Mehrshad Rajabi)

Sementara itu, negara dengan tarif listrik termurah di dunia, yakni:

  1. Iran 0,003 dolar AS atau Rp53 per kWh

  2. Ethiopia 0,006 dolar AS atau Rp107 per kWh

  3. Kirgistan 0,014 dolar AS atau Rp249 per kWh

  4. Iraq 0,015 dolar AS atau Rp267 per kWh

  5. Sudan 0,015 dolar AS atau Rp 267 per kWh

  6. Kuba 0,015 dolar AS atau Rp267 per kWh

  7. Bhutan 0,015 dolar AS atau Rp267 per kWh

  8. Angola 0,016 dolar AS atau Rp285 per kWh

  9. Zambia 0,023 dolar AS atau Rp409 per kWh

  10. Mesir 0,024 dolar AS atau Rp427 per kWh

Adapun posisi Indonesia, ada di posisi 98 dengan rata-rata tarif listrik rumah tangga sebesar 0,091 dolar AS atau Rp1.620 per kWh.

Editorial Team

Related Article