Bos PLN Sebut Ada Kendala Teknis 2 PLTU Besar di Pulau Jawa

- Dua PLTU besar di Pulau Jawa alami gangguan teknis, menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah sejak awal Juni 2026.
- PLN bersama mitra pembangkit mengerahkan tim perbaikan agar dua PLTU tersebut segera pulih dan kembali memasok listrik ke sistem Jawa.
- Direktur Utama PLN menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat serta memastikan manajemen beban dilakukan sementara hingga pasokan listrik stabil kembali.
Jakarta, IDN Times - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyatakan, dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) besar di Pulau Jawa mengalami gangguan teknis. Hal tersebut menyebabkan pemadaman bergilir di Pulau Jawa.
"Kami menghadapi tantangan, ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami," kata dia, dikutip dari ANTARA, Sabtu (20/6/2026).
1. PLN dan mitra kerahkan tim perbaiki PLTU

Darmawan menjelaskan, gangguan teknis pada pembangkit Independent Power Producer (IPP) menyebabkan kedua pembangkit tersebut keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa. Dia mengungkapkan, PLN bersama mitra pembangkit listrik mengerahkan tim untuk perbaikan dua PLTU besar tersebut.
Darmawan berharap perbaikan dua PLTU yang mengalami gangguan teknis tersebut bisa berjalan dengan cepat dan lancer. Dengan begitu, kedua pembangkit tersebut bisa segera pulih dan kembali memasok listrik ke sistem kelistrikan di Pulau Jawa.
2. PLN minta maaf

Atas dampak yang ditimbulkan akibat kendala teknis di dua PLTU tersebut, Darmawan meminta maaf kepada masyarakat.
"Sekali lagi, kami mohon maaf sebesar-besarnya atas adanya gangguan yang mengakibatkan pemadaman bergilir di Pulau Jawa," kata dia.
Dia juga mengapresiasi kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah membantu PLN dalam proses perbaikan sistem kelistrikan di Pulau Jawa.
3. PLN melakukan manajemen beban secara berkala

Adapun pemadaman listrik bergilir terjadi di sejumlah wilayah sejak awal Juni 2026. Sementara Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah.
"Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem," ucapnya.


















