Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Daftar Susunan Terbaru Direksi Inalum usai Dirombak

Daftar Susunan Terbaru Direksi Inalum usai Dirombak
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Inalum Tahun Buku 2025. (dok. Inalum)
Intinya Sih
  • Inalum merombak jajaran direksi melalui RUPST 2025, dengan Kemal Sudiro ditunjuk sebagai Direktur SDM & Transformasi Bisnis menggantikan Benny Alexander FD Wiwoho.
  • Sepanjang 2025, Inalum mencatat pertumbuhan pendapatan 10 persen dan laba bersih naik 15 persen, menjadi kinerja keuangan terbaik dalam sejarah perusahaan.
  • Produksi aluminium mencapai 280.082 metrik ton atau naik 2 persen berkat Proyek Pot Upgrading yang meningkatkan kapasitas produksi hingga sekitar 274 ribu ton per tahun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mengumumkan jajaran direksi terbaru berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pemberhentian Benny Alexander FD Wiwoho dari jabatan Direktur Strategic Support & Human Capital. Nomenklatur tersebut diganti dengan Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) & Transformasi Bisnis. Pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Kemal Sudiro untuk mengisi posisi Direktur SDM & Transformasi Bisnis tersebut.

1. Susunan terbaru Direksi Inalum

PHOTO-2026-06-22-14-18-37.jpeg
Hasil produksi PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum). (dok. Inalum)

Dengan perombakan tersebut, berikut susunan terbaru direksi Inalum:

  • Direktur Utama: Melati Sarnita
  • Direktur Keuangan: Ken Permana
  • Direktur Operasi: Ivan Ermisyam
  • Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial: Arif Haendra
  • Direktur Sumber Daya Manusia & Transformasi Bisnis: Kemal Sudiro.

Sementara itu, tak ada perubahan dari jajaran Dewan Komisaris. Berikut rinciannya:

  • Komisaris Utama dan Komisaris Independen : Musa Bangun
  • Komisaris: Indra Simarta
  • Komisaris: Ali Said
  • Komisaris Independen: Hari Soebagijo
  • Komisaris: Kardwiyana Ukar.

2. Pendapatan Inalum tumbuh 10 persen

PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum). (dok. Inalum)
PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum). (dok. Inalum)

Sepanjang 2025, Inalum membukukan kinerja keuangan terkuat sepanjang 50 tahun berdirinya perusahaan.

Pendapatan perseroan tercatat tumbuh 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan volume penjualan dan harga jual komoditas yang lebih baik. Laba bersih konsolidasian naik 15 persen secara year on year (yoy), sementara EBITDA tumbuh sebesar 17 persen.

3. Produksi tumbuh 2 persen

Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar) yang dikelola PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam. (dok. Inalum)
Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar) yang dikelola PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam. (dok. Inalum)

Pada sisi operasional, Inalum mencatatkan produksi sebesar 280.082 metrik ton (mt) atau meningkat sekitar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya (yoy). Sementara pada aspek penjualan sebesar 280.141 mt pada Tahun Buku 2025 atau meningkat meningkat sekitar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya (yoy).

Kedua pencapaian tersebut merupakan capaian tertinggi sepanjang 50 tahun (all time high) perusahaan berdiri. Capaian itu ditopang oleh penyelesaian Proyek Pot Upgrading, yang meningkatkan kapasitas produksi terpasang menjadi sekitar 274 ribu ton per tahun melalui peningkatan teknologi tungku reduksi ke arus 235 kA pada 170 tungku di Potline 2.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More