Pernah merasa produk favorit di rumah jadi lebih cepat habis meski harganya tidak berubah? Banyak konsumen menganggap hal itu sekadar perasaan, padahal beberapa produk memang mengalami pengurangan isi tanpa disadari pembeli. Situasi ini dikenal sebagai shrinkflation, yakni strategi ketika ukuran atau jumlah produk dikurangi, tetapi harga jualnya tetap dipertahankan.
Strategi ini kini makin sering ditemukan pada berbagai produk kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan ringan hingga minuman kemasan. Tanpa disadari, shrinkflation bisa membuat konsumen mengeluarkan lebih banyak uang untuk jumlah produk yang lebih sedikit. Lalu, apa sebenarnya shrinkflation dan bagaimana dampaknya bagi konsumen saat berbelanja? Simak penjelasannya sampai habis, ya!
