Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Danantara Siap Gelontorkan Rp16 T Bangun Rusun di Atas Lahan Lippo
Lokasi pembangunan apartemen subsidi di Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)
  • Danantara siap menginvestasikan Rp16 triliun untuk membangun 140 ribu unit hunian vertikal di atas lahan hibah Lippo Group seluas 30 hektare di Cikarang, Bekasi.
  • Proyek ini mendukung target pemerintah membangun 3 juta rumah dan akan melibatkan kolaborasi antara Danantara, BUMN, serta pihak swasta dalam proses pembangunannya.
  • Pemerintah menilai pembangunan rusun ini sebagai solusi keterbatasan lahan perkotaan dan bagian dari prioritas nasional menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersiap menggelontorkan anggaran sebesar Rp16 triliun guna mendukung pembangunan hunian vertikal di atas lahan hibah milik Lippo Group.

Pendiri Yayasan Pelita Harapan James Riady telah menghibahkan tiga bidang lahan seluas 30 hektare di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Rencananya, lahan tersebut bakal digunakan untuk pembangunan 140 ribu unit hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Nilai pembangunannya kan rencana dari 12,8 hektare ini, itu kami akan bangun totalnya menjadi 18 tower. Itu perhitungannya kalau jadi dengan 32 lantai, kurang lebih rentangnya antara Rp14 triliun sampai Rp16 triliun,” kata CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani dikutip ANTARA, Senin (9/3/2026).

1. Dukungan terhadap program 3 juta rumah

Program prioritas presiden 3 juta rumah di Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Rosan menambahkan, pihaknya memberikan dukungan penuh atas pembangunan hunian vertikal itu proyek tersebut sejalan dengan target 3 juta rumah pemerintah.

Selain itu, proyek tersebut juga dianggap mampu membangun mengatasi permintaan dan penawaran perumahan saat ini.

2. Danantara bakal libatkan BUMN

Logo BUMN Indonesia (bumn.go.id)

Lebih lanjut Rosan menjelaskan, dalam proses pembangunan proyek itu nantinya Danantara Indonesia akan menggandeng BUMN terkait dan juga berkolaborasi dengan pihak swasta.

"Kami akan berkolaborasi. Jadi, itu peran Danantara dalam proyek ini,” ujar Rosan.

3. Solusi atas keterbatasan lahan hunian

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. (IDN Times/Imam Faishal)

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait menambahkan pembangunan hunian vertikal menjadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan keterbatasan lahan hunian di wilayah perkotaan sekaligus backlog perumahan.

Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi MBR merupakan salah satu prioritas utama dalam pembangunan nasional.

Setelah tinjauan lokasi hibah dari Lippo, Kementerian PKP bersama Danantara Indonesia akan melanjutkan proses pematangan konsep pembangunan, termasuk penyusunan skema pengembangan kawasan hunian, mekanisme penentuan harga, serta perumusan konsep dan kriteria pembelian oleh MBR.

Editorial Team