Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dapat Peringatan Keras dari Hashim, BEI: Bentuk Dukungan Pemerintah

Dapat Peringatan Keras dari Hashim, BEI: Bentuk Dukungan Pemerintah
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik. (IDN Times/Aji Pitoko)
Intinya sih...
  • Presiden Prabowo sangat marah dengan gonjang-ganjing di pasar modal Indonesia beberapa pekan lalu, yang melibatkan kehormatan Indonesia dan investor retail.
  • Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrikmenilai sikap Presiden Prabowo adalah sebuah dukungan dari pemerintah terhadap BEI untuk mempercepat reformasi pasar modal.
  • Gejolak pasar modal imbas dari pengumuman MSCI yang membuat IHSG roboh hingga 7-8 persen selama dua hari.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik menanggapi pernyataan Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo soal betapa marahnya Presiden Prabowo atas gejolak pasar modal yang terjadi beberapa waktu lalu. Jeffrey menilai apa yang disampaikan Hashim tentang sikap Presiden Prabowo adalah sebuah dukungan dari pemerintah terhadap BEI untuk mempercepat reformasi pasar modal.

"Kami tentu berterima kasih mendapatkan dukungan yang luar biasa dari pemerintah. Seperti tadi Pak Hashim sampaikan, beliau memberikan support bagi kami yang baru menjabat untuk bisa melakukan hal-hal yang penting dan perlu dilakukan dalam sesegera mungkin dan itu akan kami lakukan," ujar Jeffrey kepada awak media di Gedung BEI Jakarta, Rabu (11/2/2026).

1. Prabowo sangat marah atas kondisi pasar modal

Dapat Peringatan Keras dari Hashim, BEI: Bentuk Dukungan Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Hashim sebelumnya mengungkapkan bahwa sang kakak, Prabowo sangat marah dengan gonjang-ganjing di pasar modal Indonesia beberapa pekan lalu. Menurut Hashim, Prabowo marah bukan hanya kondisi itu memberikan dampak kepada investor, melainkan juga melibatkan kehormatan Indonesia.

"Presiden Prabowo sangat marah sekali. Dia sangat marah dengan apa yang terjad pekan lalu, terutama kehormatan Indonesia menjadi taruhannya dan investor-investor retail banyak yang jadi korban," ujar Hashim saat menghadiri ASEAN Climate Forum (ACF) 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (11/2).

2. Pemerintah awasi OJK dan BEI secara seksama

Dapat Peringatan Keras dari Hashim, BEI: Bentuk Dukungan Pemerintah
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi. (IDN Times/Pitoko)

Untuk diketahui, gejolak pasar modal yang terjadi beberapa waktu lalu imbas dari pengumuman penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI). Dalam pengumumannya, MSCI menegaskan bakal membekukan sementara rebalancing saham asal Indonesia dalam indeksnya.

MSCI juga menyoroti isu fundamental terkait investability yang salah duanya adalah kurang transparannya struktur kepemilikan saham dan minimnya free float. Jika hal-hal itu tidak dibenahi, maka Indonesia terancam turun kelas ke frontier market.

Hal itu kemudian membuat IHSG roboh hingga 7-8 persen selama dua hari usai pengumuman MSCI tersebut. Atas kejadian itu, Hashim menegaskan bahwa pemerintah saat ini mengawasi dengan ketat Otoritas Jasa Keuangan dan BEI.

"Saya tujukan kepada Anda, Pak Jeffrey (Hendrik) dan Anda Pak Hasan (Fawzi). Pemerintah akan secara seksama mengawasi Anda dan saya serius. Ini menjadi topik besar minggu lalu, beberapa orang juga diminta mundur dan ada alasannya untuk itu karena tidak ada transparansi pasar," tutur Hashim.

3. Investor minta Hashim dan pemerintah jaga kredibilitas pasar

Dapat Peringatan Keras dari Hashim, BEI: Bentuk Dukungan Pemerintah
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Hashim pun menegaskan pentingnya kepercayaan dan kredibilitas. Pasar hanya akan berjalan sukses jika memiliki dua hal tersebut. Menurutnya, kedua hal itu yang jadi permintaan delapan investor kepadanya saat bertemu awal pekan ini.

"Jadi delapan investor yang bertemu dengan saya pada Senin, mereka meminta saya dan pemerintah untuk menjaga kredibilitas pasar kami," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Prabowo Persilakan Izin Pencabutan Tambang Emas Martabe Dikaji Ulang

11 Feb 2026, 20:01 WIBBusiness