- Mesin dan perlengkapan elektrik beserta bagiannya
- Alas kaki
- Pakaian dan aksesori
Deretan Negara Penyumbang Surplus Dagang RI pada Kuartal I-2026

- Neraca perdagangan Indonesia kuartal I-2026 mencatat surplus 5,55 miliar dolar AS, didorong oleh kinerja nonmigas sebesar 10,63 miliar dolar AS meski neraca migas defisit 5,68 miliar dolar AS.
- Amerika Serikat menjadi penyumbang surplus terbesar dengan nilai 4,43 miliar dolar AS melalui ekspor mesin elektrik, alas kaki, serta pakaian dan aksesori senilai total 7,29 miliar dolar AS.
- India dan Filipina menempati posisi kedua dan ketiga penyumbang surplus nonmigas Indonesia masing-masing sebesar 3,29 miliar dan 2,09 miliar dolar AS dengan komoditas utama bahan bakar mineral serta minyak nabati.
Jakarta, IDN Times – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia secara kumulatif pada Januari–Maret 2026 atau kuartal I tahun ini mencatat surplus sebesar 5,55 miliar dolar Amerika Serikat (AS).
Surplus ini terutama didorong oleh kinerja perdagangan nonmigas yang mencapai 10,63 miliar dolar AS, meski defisit neraca migas tercatat sebesar 5,68 miliar dolar AS. Lantas, negara mana saja yang menjadi penyumbang terbesar surplus nonmigas Indonesia?
1. AS penyumbang surplus terbesar

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono menyebut AS masih menjadi negara penyumbang surplus terbesar bagi Indonesia, meski kontribusinya mulai melemah.
“Penyumbang surplus nonmigas terbesar pada periode Januari–Maret 2026 tetap Amerika Serikat, didorong oleh ekspor mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, juga alas kaki,” ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin (4/5/2026).
2. Daftar negara penyumbang surplus

Secara rinci, surplus perdagangan Indonesia dengan AS tercatat 4,43 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 4,32 miliar dolar AS. Surplus ini didorong oleh ekspor nonmigas ke AS yang mencapai 7,29 miliar dolar AS.
Di posisi kedua, India menyumbang surplus sebesar 3,29 miliar dolar AS, naik dari 3,05 miliar dolar AS pada tahun sebelumnya. Sementara itu, Filipina menjadi penyumbang surplus ketiga terbesar dengan nilai 2,09 miliar dolar AS, meskipun menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 2,20 miliar dolar AS.
3. AS sumbang surplus nonmigas terbesar hingga 7,29 miliar dolar AS

Surplus perdagangan Indonesia secara keseluruhan dengan AS tercatat 4,43 miliar dolar AS, naik dari 4,32 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun lalu. Ekspor nonmigas ke AS mencapai 7,29 miliar dolar AS, meliputi:
4. India sumbang surplus nonmigas terbesar dengan urutan kedua

Surplus perdagangan dengan India tercatat 3,29 miliar dolar AS, naik dari 3,05 miliar dolar AS tahun sebelumnya. Ekspor nonmigas ke India mencapai 4,50 miliar dolar AS, dengan rincian:
- Bahan bakar mineral (HS 27) 1,44 miliar dolar AS
- Lemak dan minyak hewani/nabati (HS15), nilainya 0,93 miliar dolar AS
- Mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85), nilainya 0,41 miliar dolar AS
5. Filipina sumbang surplus nonmigas ketiga

Surplus perdagangan dengan Filipina tercatat 2,09 miliar dolar AS, sedikit menurun dari 2,20 miliar dolar AS tahun sebelumnya.
Filipina tercatat menjadi negara penyumbang surplus nonmigas ketiga untuk Indonesia sebesar 2,41 miliar dolar AS. Ada sejumlah komoditas penopang surplus nonmigas RI, yakni;
- Kendaraan dan bagiannya (HS 87) senilai 0,71 miliar dolar AS
- Bahan Bakar Mineral (HS 27), nilainya 0,51 miliar dolar AS
- Lemak dan minyak hewani atau nabati (HS 15) 0,27 miliar dolar AS






![[QUIZ] Pilih Karakter Upin Ipin, Kamu Cocok Jadi Perintis atau Pewaris?](https://image.idntimes.com/post/20250509/untitled-design-8-a8d895374ad15b64e137e3070b058e48.jpg)










