Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Didiet Prabowo Dibalik Ide Paviliun Indonesia di WEF 2026

Didiet Prabowo Dibalik Ide Paviliun Indonesia di WEF 2026
Paviliun Indonesia di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss. (IDN Times/Alya Achyarini)
Intinya sih...
  • Desain Paviliun Indonesia pada ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, terdapat sentuhan Didit Prabowo
  • Paviliun Indonesia di WEF 2026 mengusung konsep pengenalan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta memiliki keunggulan sumber daya hayati yang dapat dikembangkan menjadi peluang investasi.
  • Paviliun Indonesia juga menampilkan arah kebijakan pemerintah, mulai dari regulasi, kepemimpinan nasional, hingga visi dan misi Presiden Prabowo Subianto. Strategi hilirisasi komoditas serta peluang investasi di sektor energi baru dan terbarukan turut menjadi bagian dari narasi yang disampaikan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Desain Paviliun Indonesia pada ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, tampil dengan nuansa Indonesia yang lebih kuat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Di balik tampilan tersebut, terdapat sentuhan Didit Prabowo yang turut terlibat dalam proses perancangannya. Konsep awal paviliun disusun oleh tim internal pemerintah, kemudian dikonsultasikan dengan Didit Prabowo.

"Jadi peran Mas Didit sangat, sangat, sangat besar dalam menciptakan ini," kata Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi (BKPM), Nurul Ichwan dalam wawancara bersama Pemimpin Redaksi IDN Times, Uni Lubis di Davos, Swiss, Senin (19/1/2026).

Didit tidak menginginkan produk dan konten Indonesia hanya ditampilkan apa adanya. Dia menekankan pentingnya kurasi dengan mempertimbangkan bagaimana audiens internasional merespons konten Indonesia, sehingga materi yang dipamerkan tersampaikan.

1. Indonesia ingin tonjolkan kesan positif di mata dunia

Didiet Prabowo Dibalik Ide Paviliun Indonesia di WEF 2026
Paviliun Indonesia di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss. (IDN Times/Alya Achyarini)

Paviliun Indonesia di WEF 2026 mengusung konsep pengenalan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta memiliki keunggulan sumber daya hayati yang dapat dikembangkan menjadi peluang investasi.

Kehadiran Indonesia di Davos, kata Nurul, tidak semata difokuskan untuk mendapatkan investor secara langsung, melainkan membangun citra positif Indonesia di mata pengambil keputusan bisnis global.

"Karena untuk kegiatan di Davos ini sebenarnya bukan tujuan utama kita mendapatkan investor langsung. Karena ini adalah arena buat kita untuk menciptakan image positif tentang Indonesia," ujarnya.

2. Promosikan Indonesia dengan pendekatan budaya

Didiet Prabowo Dibalik Ide Paviliun Indonesia di WEF 2026
Paviliun Indonesia di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss. (IDN Times/Alya Achyarini)

Paviliun Indonesia juga menampilkan arah kebijakan pemerintah, mulai dari regulasi, kepemimpinan nasional, hingga visi dan misi Presiden Prabowo Subianto. Strategi hilirisasi komoditas serta peluang investasi di sektor energi baru dan terbarukan turut menjadi bagian dari narasi yang disampaikan.

"Nah konsep itulah yang mau kita bawa ke sini sambil kita blend juga dengan kebudayaan-kebudayaan yang kita miliki," kata Nurul.

3. Indonesia ingin dianggap layak jadi tujuan investasi

World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss.
Paviliun Indonesia di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss. (IDN Times/Alya Achyarini)

Nurul menuturkan, penting bagi Indonesia untuk menyampaikan pesan kepada publik global bahwa Indonesia tidak lagi layak dipandang sebagai negara yang tertinggal, baik dari sisi budaya maupun sosial.

Adapun kehadiran Paviliun Indonesia mengangkat tema Indonesia Endless Horizons yang melibatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Danantara Indonesia, dan Kadin Indonesia. Pada WEF 2026 juga akan diselenggarakan Indonesia Night. Acara yang menjadi ruang diplomasi ekonomi yang strategis untuk memperkuat hubungan dengan pemimpin dunia, investor global, dan pelaku usaha internasional secara informal, dengan sajian pertunjukan seni dan budaya khas Indonesia.

Melalui kegiatan di forum WEF 2026, Paviliun Indonesia, hingga acara Indonesia Night, pemerintah ingin menghadirkan citra Indonesia yang komprehensif sebagai negara yang layak dipertimbangkan sebagai tujuan investasi. Orkestrasi pesan yang disampaikan pemerintah dibuat selaras, mulai dari pernyataan presiden dan menteri terkait, materi yang ditampilkan di paviliun, hingga sajian budaya, kuliner, dan minuman tradisional Indonesia.

"Itu menciptakan image yang komprehensif bahwa Indonesia adalah negara yang layak untuk dipertimbangkan sebagai tujuan investasi," ujar Nurul.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Soetta-Ngurah Rai Selesai Dipoles, 5 Bandara Lain Bakal Nyusul

19 Jan 2026, 21:38 WIBBusiness