Jakarta, IDN Times - Pemerintah akan memperluas validasi data penerima bantuan sosial (bansos) berbasis digital ke sekitar 200 kabupaten/kota hingga akhir 2026. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan sistem tersebut mengandalkan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang diintegrasikan dengan data kementerian dan lembaga lain.
Hal itu disampaikan dalam Opening Ceremony Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026).
"Kita sudah kembangkan ke 43 daerah percontohan lainnya, dan target sampai dengan akhir tahun ini lebih kurang 200-an daerah kabupaten kota yang kita akan lakukan validasi menggunakan sistem Dukcapil yang digabung dengan kementerian/lembaga," kata Tito.
