Jakarta, IDN Times - Struktur dana pihak ketiga (DPK) perbankan Indonesia terus mengalami perubahan. Pada awal 2026, porsi simpanan dari segmen individu semakin menyusut, sementara kontribusi dana dari korporasi dan nasabah dengan simpanan jumbo justru meningkat.
Berdasarkan data yang dihimpun IDN Times, permintaan dari segmen korporasi diperkirakan akan terus tumbuh secara selektif dan berkontribusi pada kelebihan likuiditas di kalanagan korporasi yang kemudian ditempatkan pada dana pihak ketiga.
Perubahan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran dana korporasi dalam menopang likuiditas perbankan.
Data pertumbuhan DPK juga memperlihatkan perbedaan yang cukup lebar. Pada April 2026, pertumbuhan DPK segmen swasta tercatat 13,98 persen, sedangkan DPK BUMN tumbuh 18,31 persen dan DPK BUMD sebesar 18,30 persen.
Di sisi lain, pertumbuhan DPK individu relatif rendah, yakni hanya 3,11 persen pada April 2026. Sementara DPK segmen asuransi mengalami kontraksi sebesar 10,05 persen.
