Jakarta, IDN Times - Klaim menaikkan pendapatan ojek online (ojol) menjadi dua kali lipat kembali dilontarkan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam tayangan program Presiden Prabowo Menjawab di akun YouTube Prabowo Subianto, dia menyatakan pendapatan ojol meningkat pesat usai pemerintah menurunkan potongan komisi pengemudi yang dikenakan aplikator, dari 20 persen menjadi 8 persen.
“Lu tanya ojol, yang tadinya dia harus nyetor 20 persen, saya turunkan jadi 8 persen. Penghasilan mereka naik 2 kali katanya, ya kan? Bagaimana?” ucap Prabowo.
Cuplikan tersebut tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Bagaimana faktanya di lapangan?
