Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hingga H-4 Lebaran, Lebih dari 6 Juta Orang Mudik Pakai Angkutan Umum

Hingga H-4 Lebaran, Lebih dari 6 Juta Orang Mudik Pakai Angkutan Umum
Ilustrasi mudik gratis (dok. Kemenhub)
Intinya Sih
  • Lebih dari 6,25 juta orang telah mudik menggunakan angkutan umum hingga H-4 Lebaran 2026, meningkat hampir 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
  • Moda kereta api mencatat lonjakan penumpang tertinggi sebesar 15,67 persen, disusul peningkatan pada moda udara, laut, penyeberangan, dan darat dengan tingkat ketepatan waktu layanan tetap tinggi.
  • Kemenhub memantau kondisi cuaca dan aktivitas vulkanik seperti abu Gunung Ibu dan Semeru yang sempat memengaruhi penerbangan, namun operasional transportasi secara umum tetap berjalan lancar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026/1447 H mencatat, penumpang angkutan Lebaran yang berangkat menggunakan angkutan umum sebanyak 6.251.806 orang.

Angka tersebut naik 10,98 persen dibandingkan Angkutan Lebaran 2025 yang berjumlah 5.633.141 orang. Adapun data itu dihimpun secara akumulatif sejak 13 Maret 2026 (H-8) hingga 17 Maret 2026 (H-4).

1. Rincian penggunaan angkutan umum

20260318_101104(0).jpg
Suasana stasiun Pasar Senen, Jakarta di momen arus mudik Lebaran 2026 (IDN Times/Lia Hutasoit)

Moda perkeretaapian merupakan moda yang memiliki kenaikan tertinggi, yaitu naik 15,67 pesen sebesar total 1.863.782 orang dibandingkan 1.611.291 orang pada tahun lalu.

Selanjutnya, angkutan udara naik 8,14 persen sebanyak 1.424.872 dibandingkan 1.317.557 penumpang pada tahun lalu. Angkutan laut naik 10,50 persen sebanyak 527.535 orang dibandingkan 477.418 orang pada tahun lalu.

Lalu ada angkutan penyeberangan yang naik 11,27 persen atau sebesar 1.511.072 orang dibandingkan 1.358.016 orang pada tahun lalu. Sementara angkutan darat naik 6,41 persen sebanyak 924.545 orang dibandingkan 868.839 orang pada tahun lalu.

2. Masyarakat mulai mudik 2026 secara serentak

IMG_20260318_132307.jpg
Suasana arus mudik di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2026) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan (BKIP Kemenhub), Ernita Titis Dewi menyampaikan, peningkatan pergerakan penumpang dari H-8 hingga H-4 menunjukkan masyarakat mulai melakukan perjalanan mudik secara serentak, mengingat bahwa 18 Maret 2026 sudah memasuki waktu Cuti Bersama Nyepi.

“Tren kenaikan ini menunjukkan masyarakat telah melakukan mudik lebih awal memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) maupun cuti bersama,” kata Titis pada Rabu (18/3/2026).

Dari sisi layanan, kondisi operasional angkutan umum secara umum tetap terjaga. Tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP) pada 17 Maret 2026 (H-4) tercatat 95,90 persen untuk kereta api antarkota.

Lalu OTP tercatat berikutnya 99,20 persen untuk perkeretaapian perkotaan regional, 81,81 persen untuk angkutan udara domestik, 70,45 persen untuk udara internasional, 95,82 persen untuk angkutan laut, dan 95,09 persen untuk penyeberangan, serta 71,92 persen untuk angkutan jalan.

3. Pantauan faktor cuaca

Terminal Ubung
Mudik gratis Polda Bali 2026 (IDN Times/Ayu Afria)

Selain kepadatan lalu lintas, Kemenhub juga terus memantau faktor cuaca dan geologi yang berpotensi memengaruhi operasional transportasi.

Pada H-4 terpantau adanya sebaran abu vulkanik dari Gunung Ibu Halmahera dan Gunung Semeru yang berdampak pada sejumlah rute penerbangan, meskipun secara umum operasional transportasi tetap berjalan.

“Kemenhub mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi terkini dari operator dan petugas di lapangan, serta mematuhi seluruh arahan demi kelancaran dan kenyamanan bersama perjalanan mudik Lebaran 2026,” tutur Titis.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in Business

See More