Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hong Kong Geser Singapura Jadi Investor Terbesar RI, Modal dari China
Ilustrasi investor (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Hong Kong menyalip Singapura sebagai investor asing terbesar di Indonesia pada kuartal II-2026 dengan nilai investasi 5 miliar dolar AS, didominasi modal asal China.
  • Realisasi investasi nasional kuartal II-2026 mencapai Rp511,8 triliun, tumbuh 7,1 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya dan menyumbang 25,1 persen dari target tahunan.
  • Sepanjang semester I-2026, Singapura masih memimpin total akumulasi investasi 8,8 miliar dolar AS, disusul Hong Kong dan China yang bersama-sama menyumbang mayoritas PMA ke Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat Hong Kong menempati posisi puncak sebagai negara pemberi Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar di Indonesia pada kuartal II-2026.

Nilai investasi dari Hong Kong tercatat menyentuh 5 miliar dolar AS, disusul Singapura 4,2 miliar dolar AS, China 1,7 miliar dolar AS, Jepang 0,9 miliar dolar AS, dan Malaysia 0,7 miliar dolar AS.

Secara akumulatif, kelompok lima besar negara tersebut mendominasi dengan kontribusi mencapai 79,6 persen dari total keseluruhan investasi asing yang masuk ke Tanah Air.

1. Investasi asal China mengalir deras lewat Hong Kong

Ilustrasi investor (IDN Times/Mia Amalia)

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani membeberkan faktor utama di balik lonjakan investasi dari Hong Kong yang menempati peringkat pertama tersebut. Lonjakan tersebut terjadi lantaran perusahaan-perusahaan asal China kini bergerak jauh lebih agresif dalam menanamkan modal mereka ke Indonesia dengan memanfaatkan Hong Kong sebagai pintu masuk atau hub investasi.

Tren keagresifan arus modal lewat jalur itu bahkan menjadi yang pertama kalinya terjadi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Sistem pencatatan resmi pemerintah memang mencantumkan data berdasarkan negara asal tempat modal tersebut didaftarkan sebelum masuk ke Indonesia.

"Memang kita melakukan pencatatan itu dari negara terdaftar yang investasi ke kita. Nah kalau kita lihat memang kalau yang dari Hong Kong ini, memang sebetulnya tetap asalnya kebanyakan memang dari China juga, dari China," kata Rosan dalam konferensi pers, dikutip Jumat (17/7/2026).

2. Realisasi investasi kuartal II-2026 tumbuh positif

Ilustrasi investor. (IDN Times/Aditya Pratama)

Pertumbuhan realisasi investasi secara menyeluruh pada periode kuartal II ini tercatat menyentuh angka Rp511,8 triliun. Capaian ini menunjukkan adanya kenaikan sebesar 7,1 persen dibandingkan dengan kuartal yang sama pada tahun sebelumnya.

Realisasi pada April-Juni tersebut juga terpantau lebih tinggi dibandingkan periode Januari-Maret 2026 yang mengumpulkan Rp498,8 triliun.

Jika diakumulasikan terhadap target tahunan yang dipatok sebesar Rp2.041,3 triliun, perolehan pada kuartal pertama menyumbang 24,4 persen, sedangkan raihan pada kuartal kedua menggenapinya dengan sumbangsih sebesar 25,1 persen.

3. Singapura masih tempati urutan pertama di semester I-2026

Ilustrasi investasi (IDN Times)

Sepanjang periode semester I-2026, Singapura masih menempati posisi pertama sebagai negara asal PMA terbesar di Indonesia dengan nilai investasi mencapai 8,8 miliar dolar AS. ​Posisi kedua Hong Kong 7,6 miliar dolar AS, diikuti China 3,9 miliar dolar AS, Jepang 1,9 miliar dolar AS dan Amerika Serikat (AS) berada di posisi kelima dengan investasi senilai 1,7 miliar dolar AS.

Secara total, akumulasi modal dari lima negara teratas itu memberikan kontribusi sebesar 77,8 persen terhadap keseluruhan investasi asing yang masuk ke dalam negeri selama paruh pertama tahun ini.

Curated For You

Editorial Team

Related Article