IHSG Rontok, Ketua OJK: Bursa Lain Turun Lebih Dalam

- IHSG turun ke level 6.396,27 atau melemah 3,08 persen setelah sebelumnya berada di kisaran 6.700-an.
- Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut pelemahan IHSG masih sejalan dengan tren penurunan bursa regional yang bahkan lebih dalam.
- Pelemahan pasar dipicu oleh tensi geopolitik Timur Tengah, ekspektasi kebijakan moneter global, serta dampak rebalancing indeks MSCI.
Jakarta, IDN Times - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi atau yang akrab disapa Kiki mengatakan, pelemahan pasar modal juga terjadi di negara-negara regional.
Dalam hal ini, Kiki merespons pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang kini menyentuh level 6.400-an, di mana pekan lalu masih ditutup di level 6.700-an. Bahkan, menurut Kiki, pasar modal negara lain mengalami pelemahan lebih tajam.
“Pelemahan IHSG saat ini dalam beberapa hari, kita melihatnya masih sejalan dengan tren pelemahan bursa secara regional. Tadi kami juga melihat di atas, banyak juga bursa-bursa lain yang turunnya juga malah lebih dalam,” kata Kiki di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).
Kiki mendampingi Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad; CEO Danantara, Rosan Roeslani; dan COO Danantara, Dony Oskaria saat mengunjungi BEI dalam rangka menyikapi kondisi pasar saat ini.
Kiki mengatakan, tren pelemahan bursa didorong oleh tensi geopolitik di Timur Tengah, ekspektasi kebijakan moneter global, dan hasil rebalancing index oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).
“Dan juga kemudian terus terjadi ketika kemarin dibuka kembali bursa telah libur beberapa hari,” ucap Kiki.
Dia mengatakan, pelemahan IHSG masih di level moderat, yakni 1,98 persen usai pengumuman MSCI, dan 1,85 persen setelah libur panjang atau kemarin, Senin (18/5). Sementara itu, berdasarkan data IDX, di penutupan perdagangan sesi I hari ini, IHSG melemah hingga 202,97 poin atau 3,08 persen ke level 6.396,27.


















