- Harga emas 0,5 gram: Rp1.444.500.
- Harga emas 1 gram: Rp2.789.000.
- Harga emas 2 gram: Rp5.518.000.
- Harga emas 3 gram: Rp8.252.000.
- Harga emas 5 gram: Rp13.720.000.
- Harga emas 10 gram: Rp27.385.000.
- Harga emas 25 gram: Rp68.337.000.
- Harga emas 50 gram: Rp136.595.000.
- Harga emas 100 gram: Rp273.112.000.
- Harga emas 250 gram: Rp682.515.000.
- Harga emas 500 gram: Rp1.364.820.000.
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.729.600.000.
Harga Emas Antam Rebound, Kini Sentuh Rp2,78 Juta

- Harga emas Antam naik Rp25 ribu menjadi Rp2.789.000 per gram pada 19 Mei 2026, setelah sebelumnya sempat turun tipis.
- Harga buyback turut meningkat Rp25 ribu menjadi Rp2.594.000 per gram, dengan rincian harga emas berbagai pecahan disertai ketentuan pajak PPh 22.
- Perencana keuangan Andy Nugroho menjelaskan emas fisik tergolong investasi berisiko rendah namun tetap memiliki potensi kehilangan atau pencurian, serta imbal hasil yang sebanding dengan tingkat risikonya.
Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami kenaikan pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Harga emas Antam naik Rp25 ribu hari ini, hingga Rp2.789.000 per gram.
Harga emas hari ini naik drastis setelah kemarin mengalami penurunan tipis, yakni Rp5.000 menjadi Rp2.764.000 per gram menutup pergerakan di Rp2.639.000 per gram.
1. Harga buyback juga naik Rp25 ribu
Menurut situs logammulia.com, harga buyback juga naik Rp25 ribu menjadi Rp2.594.000 per gram.
Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam pada emas yang dijual di Butik Antam.
2. Harga emas Antam dalam pecahan lain
Berikut ini harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
3. Emas fisik merupakan instrumen investasi berisiko rendah
Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi.
Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.
"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.
Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil.
Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.
"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.






![[QUIZ] Tebak Pekerjaan Karakter Spongebob, Bisa Betul Semua?](https://image.idntimes.com/post/20260426/untitled_ed317754-35d8-4cfe-9cfd-5824b065d8cf.png)



![[QUIZ] Pilih Karakter Upin Ipin, Kamu Cocok Jadi Perintis atau Pewaris?](https://image.idntimes.com/post/20250509/untitled-design-8-a8d895374ad15b64e137e3070b058e48.jpg)







